Persebaya Ingin Hapus Sejarah Kelam

Persibo Bojonegoro seakan menjadi mimpi buruk bagi Persebaya Surabaya. Dalam dua kali pertemuan di ajang Divisi Utama Liga Indonesia musim 2008-2009, Persebaya selalu kalah. Green Force, julukan Persebaya, berpeluang besar menghapus rekor jelek itu dalam laga grup K babak 16 besar Piala Indonesia di Gelora 10 Nopember, Surabaya, sore ini.

Publik tentu tidak bisa melupakan kenangan pahit saat bentrok dengan Laskar Angling Dharma, julukan Persibo, musim lalu. Dalam dua kali pertemuan, Persebaya selalu keok. Pada laga perdana Divisi Utama di Gelora 10 Nopember tahun lalu, Persebaya berhasil dipecundangi Persibo 1-2. Sementara ketika Persebaya bermain tandang di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, Persibo juga bisa memukul Persebaya 3-2. Bahkan, dalam laga uji coba di Surabaya September 2009, Persebaya juga kalah 1-3.

Pelatih Persebaya Rudy William Keltjes bertekad menghapus sejarah kelam tersebut. Dia mengatakan, anak asuhnya siap bertarung dan memenangi pertandingan. Arsitek tim berusia 57 tahun itu juga tidak terganggu dengan fakta bahwa Persebaya selalu kalah saat melawan Persibo. “Ah, itu kan cerita kemarin. Yang saya tahu, saat ini anak-anak sangat siap mengalahkan Persibo,” katanya kemarin (8/5).

Mantan arsitek PSMS Medan tersebut mengakui bahwa Persibo adalah tim yang sangat bagus. Faktanya, tim asal Kota Ledre itu lolos ke babak delapan besar Divisi Utama musim ini. Persibo menjadi runner-up wilayah III di bawah Persiram Raja Ampat.

Persibo juga memiliki duo pemain asal Liberia yang sedang menanjak penampilannya, yakni Abel Ciellow dan Perry Sah Kollie. Sepanjang musim ini Ciellow dan Kollie sama-sama mencetak sebelas gol. Mereka menjadi yang tersubur di wilayah III.

Namun, dua pemain itu bukan sosok yang ditakuti Rudy. Menurut dia, Juan Marcello dkk bisa meredam agreĀ­sivitas Ciellow dan Kollie. Rudy justru sangat mewaspadai sosok pelatih Persibo Sartono Anwar.

“Dia adalah pelatih idola saya. Sartono adalah pelatih yang jujur, bersih, dan ikhlas. Strateginya juga sangat jitu. Ini yang kami perhatikan,” jelasnya.

Meski demikian, Rudy yakin Persebaya bisa menang. Green Force juga tidak ingin mengulangi hasil buruk dalam laga perdana babak 32 besar melawan Persipro Probolinggo lalu (18/4). Saat itu Persebaya ditahan Persipro dengan skor 1-1.

Rudy menambahkan, kondisi semua pemainnya fit, termasuk lima penggawa asingnya. Hanya, sampai kemarin Rudy masih berdiskusi dengan staf pelatih soal pemain asing yang akan main. Namun, sangat mungkin Marcello, John Tarkpor, dan Jeon Byung-euk yang akan turun. Sedangkan Takatoshi Uchida dan Patricio “Pato” Morales disimpan.

Sementara itu, Sartono mengatakan bahwa timnya akan tampil lepas dalam pertandingan hari ini. Dia berjanji tampil menyerang. Persibo, kata Sartono, akan turun dengan kekuatan penuh. (nur/c9/diq/jpnn)