Persiba Tak Khawatir Hadapi Persibo

Buta dengan kekuatan yang dimiliki Persibo Bojonegoro, lawan yang akan dihadapi Persiba Bantul pada 14 Januari mendatang, pelatih M Basri tak sedikit pun khawatir dengan kualitas lapangan Stadion Letjen Soedirman, kandang Persibo.
Pelatih berlisensi A AFC tersebut merasa selama ini Busari dan kawan-kawan sudah memiliki kesiapan yang cukup dalam mengantisipasi segala kondisi lapangan lawan yang akan dihadapi.
“Jika lapangannya buruk kami sudah siap antisipasi kemungkinan terburuk itu. Sebaliknya jika lapangannya bagus malah semakin mendukung tipikel permainan kami,” ujar eks pelatih PSS Sleman itu kepada Harian Jogja, Minggu (8/1).
Pelatih gaek itu pun menyadari jika sampai saat ini belum mengetahui secara nyata kondisi kandang Persibo itu seperti apa. Ia mengaku tak pernah sekalipun bertemu tim berjuluk Laskar Angkling Darmo itu, termasuk melihat kondisi lapangan yang menjadi tempat laga kandang mereka.
“Saya tak pernah tahu bagaimana cara bermain mereka seperti apa. Termasuk atmosfer pertandingan di sana seberapa besar, saya juga belum memiliki gambaran nyata,” tandasnya. Yang saat ini dikhawatirkan Basri justru masih tanda tanyanya peluang dapat bermainnya playmaker andalan, Ezequiel Gonzales.
Asisten pelatih Sajuri Sjahid mengungkapkan latihan yang pernah dilakukan di lapangan tarkam beberapa waktu yang lalu salah satunya untuk mensiasati dan antisipasi jika memang kondisi lapangan lawan memang buruk.
“Kami terbiasa dengan kondisi lapangan yang keras. Jadi, kami tak perlu merasa khawatir dengan kondisi buruk di lapangan kandang Persibo nanti,” tandas Sajuri, asisten pelatih yang musim lalu memimpin timnya merengkuh juara Divisi Utama.
Tekad itu pantas diusung pelatih. Pasalnya, Persibo baru saja mendapat suntikan semangat untuk menghadapi Persiba akhir pekan ini. Melawan Persijap Jepara di Letjen Soedirman pada Minggu kemarin, Persibo menang lima gol tanpa balas.
Babak pertama, anak asuh Paulo Camargo sudah memimpin pertandingan dengan skor 3-0. Gol pada babak pertama menit ke 25 diciptakan kapten kesebelasan Laskar Angling Dharma melalui kaki Syamsul Arif. Lewat umpan-umpan pendek dengan Novan Setya dan akhirnya bisa menjebol gawang Laskar Kalinyamat yang dijaga M Yasir.
Memasuki babak kedua, Laskar Kalinyamat itu masih bertahan dengan skor kosong sementara serangan yang diberikan oleh Laskar Angling Dharmo terus berlanjut. Meski hujan lebat, semangat Anak asuh Paulo masih membara. Terbukti baru saja babak kedua dimulai, Persibo berhasil kembali menjebol gawang Persijap.
Tendangan keras yang dilakukan Samsul Arif dari luar kotak penalti berhasil diblok oleh penjaga gawang M. Yasir, namun bola masih mental sehingga disusul tendangan keras oleh Iskandar yang berhail merobek gawang lawan menjadi 4-0. Menutup perpanjangan waktu yang diberikan wasit 2 menit, Persibo menambah satu gol menjadi 5-0.(Harian Jogja/Arif Wahyu)