Persiba vs Persibo : Pantang Bertahan

Liga Indonesia Divisi utama 2008/2009Nanti sore tim Persibo Bojonegoro akan meladeni tuan rumah Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung, Bantul dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia.

Bagi Persibo, pertandingan nanti sore itu sangat menetukan. Sebab, jika menang, Persibo akan menembus papan atas klasemen sementara wilayah timur kompetisi Divisi Utama. Sebab, saat ini Persibo mengumpulkan 34 poin, dengan 22 pertandingan.

Sementara Persigo Gorontalo dan Persibom Bolaang Mongondouw yang berada di atas Persibo mengumpulkan 37 poin dengan satu kali pertandingan lebih banyak.

Begitu pentingnya arti laga nanti sore bagi Persibo, manajemen pun memberikan gaji para pemain maju beberapa hari. Hal ini sebagai bentuk suntikan semangat kepada para pemain. “Agar mereka lebih tenang dan fokus. Sementara kalau urusan bonus tetap sama dengan sebelumnya,” kata Asisten Manajer Persibo Imam Sardjono kemarin (27/4).

Bagi kedua tim, pertemuan sore nanti bukanlah yang pertama. Sebab, di ajang resmi sepak bola nasional kedua tim sudah pernah bertemu, terutama di kompetisi Divisi I tahun sebelumnya. Sementara di leg pertama kompetisi Divisi Utama saat tim kebanggaan Kota Ledre menjadi tuan rumah, kalah 0-2 oleh Persiba.

Jika dilihat secara materi, kedua tim mempunyai pemain yang berimbang. Sehingga dapat dipastikan pertandingan nanti sore akan berjalan menarik. Hanya, dalam laga ini Persiba lebih diuntungkan, karena didukung Paserbumi, sebutan pendukung Persiba.

Bagaimana dengan persiapan di lapangan? “Kami tidak akan bermain bertahan. Sebab, kami juga ingin menang,” kata Pelatih Persibo Sartono Anwar. Dia menginstruksikan anak asuhnya melakukan serangan cepat dan bertahan secara cepat saat diserang.

Sartono menjelaskan, secara umum para pemain yang akan diturunkan tidak banyak berbeda dengan laga sebelumnya. Namun, dia optimistis anak asuhnya bisa pulang membawa poin. “Karena target itu memang sangat realisitis,” ujarnya.

Secara moral, tambah dia, kemenangan 4-3 atas Gresik United Jumat (24/4) lalu menjadi semangat tersendiri bagi anak asuhnya dalam laga nanti sore. Namun, yang terpenting pemain tidak boleh meremehkan lawan dan bermain maksimal. “Intinya jangan sampai terpancing emosi dan bermain sabar,” imbuhnya. (ade/rb)