Persibo Ajukan Dana Rp 4 M

Persibo Bojonegoro tetap sangat bergantung pada dana APBD kabupaten setempat. Mereka kini mengajukan dana tambahan Rp 4 miliar pada perubahan anggaran keuangan (PAK) mendatang.

“Dalam APBD lalu, kami mendapatkan Rp 4 miliar dan itu belum cukup,” kata Ketua Umum Persibo Letkol (Inf) Kup Yanto Setyono kepada wartawan koran ini.

Menurut dia, untuk bertahan di divisi I tahun lalu, Persibo membutuhkan dana Rp 4,5 miliar. Karena tahun ini target tim kebanggaan warga Bojonegoro adalah masuk divisi utama, maka dana Rp 4 miliar dari APBD itu belum cukup.

Manajemen tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini memutuskan untuk meminta dana tambahan. “Kalau Rp 4 miliar hanya untuk bertahan, logikanya untuk lolos kan harus lebih,” tuturnya.

Pria yang juga komandan Kodim 0811 Bojonegoro itu menambahkan, dana Rp 4 miliar dari APBD sudah habis sejak Mei lalu. “Dan sejak bulan itu pula kami sudah mulai gali lubang agar Persibo bisa jalan terus,” katanya.

Menurut Kup Yanto, Persibo saat ini sangat berpeluang bisa masuk ke divisi utama. “Tentunya, dari dana yang diberikan, kami sudah menjawabnya dengan menghuni puncak klasemen,” ujarnya.

Untuk memuluskan jalan lolos ke divisi utama, Kup Yanto berharap pemkab dan DPRD yang berwenang memutuskan masalah anggaran, bisa membantu memberikan support.

“Kompetisi belum selesai dan kami masih punya tanggungan yang harus kami tutupi. Kalau dana ajuan disetujui, paling tidak kami bisa fokus ke kompetisi dan tidak terpecah berpikir masalah dana,” katanya.

Kup Yanto menjelaskan, jika pengurus Persibo masih berpikir masalah dana, dirinya khawatir akan mempengaruhi penampilan tim yang saat ini sedang menghuni puncak klasemen. “Ujung-ujungnya akan menjadikan langkah Persibo ke divisi utama semakin berat,” katanya.
(sumber: Radar Bojonegoro / Website Pemkab Bojonegoro)