Persibo Ancam Tolak Bertanding

Sampai saat ini, laga home Persibo Bojonegoro saat menjamu Bontang FC pada 11 November mendatang masih belum jelas. Manajemen Laskar Angling Dharma dan panpel belum mengurusi masalah peminjaman ke Stadion Brawijaya, Kota Kediri.

“Kalau tidak lolos verifikasi dan bisa main di Bojonegoro, maka kemungkinan besar kami tidak bertanding,” kata menejer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar, Rabu (3/11/2010).

Dijelaskan, sejauh ini panpel maupun menejemen tidak berusaha memperpanjang peminjaman stadion milik Macan Putih tersebut. Alasannya, dana yang dipakai sudah tidak ada lagi.

“Kami sudah tidak kuat lagi jika harus menggelar laga home di Kediri. Dana untuk perjalanan ke sana sudah tidak ada,” terangnya.

Pria yang juga Komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu menegaskan, pihaknya sudah 4 kali menggelar laga kandang di luar Bojonegoro. Padahal, segala petunjuk Badan Liga Indonesia (BLI) kepada Pemkab Bojonegoro untuk mempersiapkan stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro sudah berusaha dituruti.

“Bisa dilihat sendiri, pengerjaan lampu stadion yang dikebut siang dan malam. Sehingga sudah mulai terpasang dan sebentar lagi bisa penuh semuanya,” tambahnya.

Ditanya jika verifikasi ulang tidak lolos? Taufiq menegaskan, kemungkinan pihaknya tidak akan menggelar pertandingan. “Bagaimana lagi, kita sudah berusaha memenuhi, tetapi masih tetap tidak bisa. Mungkin kita tidak bertanding,” lanjutnya.

Dikatakan, Persibo sudah banyak merasa tidak nyaman saat menjalani kompetisi Superliga 2010/2010 tahun ini. Padahal, apapun persyaratan dari BLI sudah berusaha disesuaikan dan dipenuhi.

“Dulu alasannya lampu, kami sudah memenuhinya, sekarang alasan lapangan. Entah nanti apa lagi,” sambungnya.(dul/but/beritajatim.com)