Persibo Bojonegoro Alami Dilema

Tim Persibo Bojonegoro, Jatim, mengalami dilema dalam mengarungi ISL musim kompetisi 2010/2011, sebab empat laga kandang berikutnya diperkirakan masih tetap tidak bisa digelar di Stadion Letjen H Soedirman (kandang Persibo).

“Kalau harapan kami, dua laga kandang bisa di Bojonegoro, karena info dari pemkab akhir Oktober pembangunan lampu stadion sudah rampung,” kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo, Imam Sardjono, Kamis.

Namun, Imam Sardjono mengaku, tidak tahu kalau perkembangan terbaru pembangunan lampu stadion dan pembenahan sejumlah ruangan, termasuk pembangunan kios loket dan ruangan genset rampungnya akhir November.

“Kami belum tahu itu, kalau rampungnya pembangunan akhir November,” ucapnya.

Sebelum itu, Kepala Bidang Gedung dan Bangunan Dinas PU Pemkab Bojonegoro Suparman menyatakan, pembangunan lampu Stadion Letjen H Soedirman, termasuk pembenahan sejumlah ruangan dan lainnya dijadwalkan akhir November baru rampung.

Yang jelas, menurut Imam Sardjono, dengan laga kandang dilaksanakan di luar Bojonegoro, seperti dua laga kandang ISL 2010-2011 yang sudah dijalani di Stadion Brawijaya, Kediri, pengeluaran manajemen bertambah.

Kalau pertandingan digelar di Bojonegoro, pengeluaran manajemen berkisar Rp40 juta hingga Rp60 juta dan mendapatkan pendapatan dari karcis berkisar Rp100 juta hingga Rp150 juta.

Sedangkan kalau laga dilaksanakan di Stadion Brawijaya, Kediri, pengeluaran membengkak berkisar Rp90 juta hingga Rp100 juta dan pendapatan dari karcis hanya berkisar Rp30 juta hingga Rp40 juta.

“Jelas penonton Bojonegoro yang berangkat ke Kediri lebih sedikit,” katanya menjelaskan.

Di lain pihak, lanjutnya, penonton dari Kediri sendiri tidak terlalu banyak yang menyaksikan, untuk meningkatkan pendapatan dari karcis.

Belum lagi, lanjutnya, kerugian yang dialami pemain kalau laga kandang digelar di luar Bojonegoro, tetap tidak menguntungkan tim tuan rumah, karena sepinya dukungan penonton.

Sesuai jadwal, empat laga kandang Persibo yaitu pada tanggal 24 Oktober melawan Persiwa Wamena, 27 Oktober – Persipura Jayapura, 11 November – Bontang FC, Kalimantan Timur dan 14 November – Persisam Samarinda. (ant/cax/bola.net)