Persibo Bojonegoro vs Persik Kediri "Beban Berat Sang “Macan Putih”

Gagal memanfaatkan peluang saat tampil di kandang sendiri membuat beban Persik Kediri Kediri cukup berat untuk merebut tiket 32 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007. Pada pertandingan pertama babak 64 Besar di Stadion Brawijaya, Kediri, Persik Kediri secara mengejutkan ditahan Persibo Bojonegoro Bojonegoro 2-2. Bahkan, Persik Kediri nyaris tumbang bila tidak diselamatkan oleh penalti Christian Gonzales 6 menit sebelum pertandingan usai.

Hasil tersebut membuat Persik Kediri tak memiliki pilihan lain kecuali meraih kemenangan pada leg kedua di Stadion Letjen H. Sudirman, Bojonegoro, Kamis (7/6). Mereka bisa memaksakan hasil imbang dengan skor minimal 3-3 untuk menyingkirkan sang lawan. Namun, bukan perkara mudah bagi ‘Macan Putih’ untuk membombardir pertahanan Persibo Bojonegoro yang dipastikan tampil habis-habisan di hadapan pendukungnya.

“Tidak ada pilihan lain. Kami harus memenangkan pertandingan ini. Saya jadi optimistis karena sekarang situasinya sudah berbeda. Pada pertandingan pertama, fisik pemain memang menurun sehingga tidak bisa maksimal,” jelas Daniel Roekito, pelatih Persik Kediri.

Persiapan yang dilakukan Daniel dalam menjalani laga menghadapi Persibo Bojonegoro ini terbilang lebih mantap. Pelatih yang pernah mengantarkan PSS Sleman ke semifinal Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005 itu lebih optimistis namun tetap tak meremehkan Persibo Bojonegoro. Musim lalu, timnya dipermalukan lawan dengan skor 1-2 di babak 32 Besar. Beruntung, Persik Kediri masih tetap lolos ke babak berikutnya.

“Motivasi pemain Persibo Bojonegoro sangat tinggi saat menghadapi kami. Ini yang patut diwaspadai. Materi pemainnya juga tidak jelek karena ada beberapa pemain yang pernah bermain di Divisi Utama,” imbuh Daniel.

Di sisi lain, pelatih Persibo Bojonegoro Gusnul Yakin menegaskan timnya siap all-out dalam duel krusial ini. Keunggulan teknik dan materi pemain Persik Kediri tak membuat Persibo Bojonegoro gentar. Mereka bahkan siap membuat kejutan menggulingkan juara Liga Indonesia.

“Siapa pun tahu, Persik Kediri juara liga. Materi pemainnya sangat berkualitas. Begitu pula pemain asing mereka. Keunggulan yang mereka miliki itu yang memotivasi kami. Dari segi teknik, kami mungkin kalah. Namun, kami bisa mengandalkan kerjasama tim,” koar Gusnul.

Keyakinan ‘Laskar Angling Dharma’ kian kuat karena mereka baru saja memetik kemenangan 1-0 atas Persid Jember di pertandingan Divisi I. “Kemenangan ini sekaligus menjadi pemanasan kami sebelum meladeni Persik Kediri,” lanjut Gusnul.

Sementara itu, bagi bola mania di seluruh Indonesia, juga bisa menyaksikan cuplikan pertandingan-pertandingan Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007 melalui tayangan highlights di Lativi pada program Copa Dji Sam Soe Indonesia Off Sides setiap Rabu, pukul 23:00 WIB dan juga di ANTV pada program Copa Dji Sam Soe Indonesia Road To Champion setiap Kamis, pukul 22.30 WIB mulai 31 Mei 2007.(http://www.djisamsoe.com)

No comments yet.

Leave a Reply