Persibo Butuh Gelandang Enerjik

Persibo Bojonegoro membutuhkan gelandang yang lebih enerjik dan mampu menjadi pemecah kebuntuan di barisan depan. Ini merupakan syarat mutlak yang harus disiapkan jika Persibo ingin lolos ke superliga. Hal tersebut diungkapkan mantan presiden Boromania, Abdul Karim, kepada Radar Bojonegoro, kemarin (11/1).

Menurut dia, kelemahan utama Persibo saat ini adalah di sisi gelandang. Gelandang yang ada saat ini kurang bisa membagi bola, sekaligus mampu mematikan pergerakan lawan. Kelemahan ini menjadi problem utama. Akibatnya, saat partai di kandang lawan, barisan depan tumpul dan tak mampu membuat kejutan. “Ini mungkin bisa menjadi masukan bagi tim Persibo,” tegasnya.

Kondisi ini, lanjut dia, sangat berbeda dengan Persibo musim lalu. Saat itu, Persibo masih mempunyai gelandang sekelas Iswandi Da’i, yang sekarang memperkuat tim Persema Malang. Selama ada Da’i, lini tengah Persibo kuat. Apalagi, Da’i juga mampu berperan dalam bola-bola mati. “Sementara saat ini yang berperan seperti Iswandi Da’i belum ada,” ujarnya.

Karena itu, Cak Dul, panggilan akrab Abdul Karim, mendesak kepada manajemen Persibo untuk segera melakukan evaluasi terhadap pemain yang dianggap kurang produktif. Apalagi, selama ini ada pemain yang sama sekali belum pernah diturunkan.

“Dan ada baiknya kalau memberikan porsi lebih kepada pemain lokal,” imbuhnya.

Terkait usulan itu, Manajer Persibo Taufik Risnendar sangat berterima kasih. Urun rembuk seperti inilah yang bisa membuat Persibo lebih kuat. “Sehingga, bisa saling menutupi kelemahan yang ada,” paparnya. Karena itu, dia berjanji akan meneruskan usulan tersebut dalam rapat manajemen.

Sementara itu, tim Persibo baru akan menjalani latihan rutin besok (13/1) sore di Stadion Letjen H. Soedirman. Sebelumnya, setelah mengakhiri putaran pertama kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2009/2010 tim diberi libur seminggu.(ade/jpnn)