Persibo Ditahan Imbang Persiba 1-1

Tim tuan rumah Persatuan Sepak Bola Indonesia Bojonegoro ditahan tamunya, Persiba Balikapapan, dengan skor 1-1 dalam ajang Liga Super Indonesia di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, Minggu petang.

Gol imbang 1-1 itu dilesakkan oleh pemain Persatuan Sepak Bola Indonesia Bojonegoro (Persibo) Samsul Arif pada menit ke-56, dan Sultan Sama yang merupakan pemain Persiba Balikpapan padai menit ke-67.

Kesebelasan Persibo langsung menyerang kandang Persatuan Sepak Bola Indonesia Balikapapan (Persiba) sejak peluit pertama dibunyikan wasit Mardi dari Purwakarta.

Tekanan demi tekanan membuahkan hasil. Para pemain Persiba cukup kewalahan menghadapinya. Namun sayangnya, anak-anak Persibo tidak mampu menyelesaikan permainan dengan sempurna.

Kesempatan untuk mencuri poin pun gagal setelah Syaifudin dengan kawan-kawan gagal merobek gawang Persiba yang dijaga I Made Wirawan. Hingga babak pertama usai, skor di antara keduanya masih sama 0-0.

Pertandingan mulai menggeliat di babak kedua. Samsul Arif berhasil memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persiba, Mahrus Bahtiar, dan langsung melesakkan gol ke kandang I Made. Gol berhasil merobek jala Persiba pada menit ke-56.

Tertinggal satu poin, anak asuh Junaidi terdesak. Mereka bergerak menyerang untuk menyamakan kedudukan. Sultan Sama berhasil merobek gawang Persibo yang dijaga Syaifudin.

Ia berhasil memasukkan bola ke kandang Persibo pada menit ke-67 setelah mengelabui anak asuh Sartono Anwar tersebut melalui sektor kiri. Skor di antara keduanya sama, 1-1. Skor itu bertahan hingga peluit tanda pertandingan berhenti dibunyikan.

Pertandingan kedua klub tersebut cukup panas. Terbukti, wasit Mardi mengeluarkan lima kartu kuning dari kantongnya. Tiga kartu diberikan pada pemain Persibo, yaitu Dicky Firasat pada menit ke-2, Jajang Paliama menit ke-39, dan Mohammad Irfan di menit ke-69.

Sementara, dua kartu lainya diberikan pada pemain Persiba, yaitu Erick S. pada menit ke-48 dan Mahrus Bahtiar pada menit ke-63.

Pelatih Persibo Sartono Anwar mengaku cukup puas dan mensyukuri perolehan skor 1 dalam laga perdananya di liga super ini.

“Hasil ini kami syukuri. Tim ini baru masuk ISL. Sedangkan lawannya adalah tim adik saya (Djunaidi),” kata Sartono Anwar dalam jumpa pers di press room, Minggu (26/9/2010).

Orang tua pemain timnas Nova Arianto itu mengaku para pemainnya sudah bermain sesuai dengan kebutuhan tim. “Jangan sekali-kali ditulis bermain sesuai instruksi pelatih, tetapi sesuai dengan kebutuhan tim,” sebut Sartono.

Ia mengakui permainan klub Persiba yang berjuluk “Beruang Madu” tersebut cukup bagus.

“Kami masih perlu jam terbang lebih lagi untuk bertanding. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin bermain sesuai dengan kebutuhan tim, namun permainan lawan cukup bagus,” kata Sartono.

Ia menampik jika anak-anak asuhnya masih demam panggung, menghadapi tim tamu di liga super mengingat Persibo masih baru musim ini masuk di liga super.

Sartono hanya mengatakan masih harus lebih banyak belajar menghadapi lawan, terutama di liga super yang tentunya lebih berat.

Sementara itu, Pelatih Persiba Junaidi mengaku anak-anak asuhnya kurang maksimal dalam bertanding sehingga mereka kurang semangat.

“Kita akui kurang ‘spirit’ dalam pertandingan, terutama babak pertama. Namun, kami berupaya maksimal di babak kedua untuk keluar dari tekanan,” kata Junaidi.(antara)