Persibo Dituntut Mundur dari LPI

Kamis (6/1/2011) malam, puluhan supporter Persibo Bojonegoro, Boromania mendatangi mess Laskar Angling Dharma di Jl Untung Suropati. Mereka datang untuk memberikan surat kepada manajemen Persibo yang sudah berikrar mengikuti Liga Primer Indonesia.

Pantauan beritajatim.com di lapangan menyebutkan, para supporter datang sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung memberikan surat kepada manajemen. Bertepatan dengan kedatangan supporter, manajemen melakukan rapat bersama yang dipimpin manajer Letkol Inf Taufiq Risnendar.

Para supporter tak henti-hentinya meneriakkan yel-yel dan berkumpul di depan mess, tepatnya sekitar papan nama Persibo Bojonegoro.

Sambil menunggu manajemen selesai rapat, Sekjen DPP Boromania, M Arifin menjelaskan, surat permohonan yang dilayangkan kepada manajemen terkait dengan sikap manajemen yang dianggap tetap kukuh memakai nama kebesaran Persibo Bojonegoro.

“Padahal, sesuai dengan pertemuan di Pemkab Bojonegoro beberapa waktu lalu, manajemen siap tidak memakai nama kebesaran yang selama ini sarat dengan sejarah,” kata Arifin.

Ditambahkan, pihaknya tetap akan mempertanyakan kebijakan yang dianggap merugikan perjuangan masyarakat Bojonegoro itu. “Karena, untuk bisa sampai ke Indonesia Super League (ISL) atau Superliga, Persibo harus merangkak mulai nol,” jelasnya.

Oleh karena itu, para suporter tidak ingin perjuangan dari Divisi III, II, I, tertahan di Divisi utama, sampai juara pada kompetisi 2009-2010 terbuang sia-sia. “Tujuan kita awal adalah Superliga, jadi bagaimana bisa kita melupakan perjuangan tersebut,” terangnya.

Sementara itu Menejer Persibo Letkol Inf Taufiq Risnendar menganggap, surat yang diberikan oleh orang yang menamakan diri Boromania tersebut salah alamat. “Sebab, kita sudah mengajak berbicara banyak pihak dan sementara ini tidak masalah,” tambahnya.

Sehingga, tidak bisa mereka menamakan diri Boromania, karena tidak semuanya seperti itu. Kalau memang Boromania, itu bagaimana legalitas keberadaannya.(dul/but/beritajatim.com)