Persibo Frustrasi, Persebaya 1927 Berjaya

Persibo Bojonegoro tampil buruk saat menantang tuan rumah Persebaya 1927. Anak asuh Sartono Anwar kalah telak 4-0 atas tuan rumah.

Dalam lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya, Sabtu (30/4/2011), keempat gol Persebaya 1927 dicetak oleh John Tarkpor pada menit ke-13, Arief Ariyanto pada menit ke-27, dan Andrew Barisic pada menit ke-56 dan 90.

Kedua tim yang sama-sama dari Jawa Timur langsung memperagakan permainan saling menyerang. Beberapa peluang tercipta. Namun pertandingan memasuki menit 13, John Tarkpor berhasil memakasa Wahyudi kiper Persibo Bojonegoro memungut bola dari gawangnya.

Unggul 1-0 kepercayaan diri pemain Persebaya 1927 makin meningkat. Memanfaatkan tendangan penjuru yang diambil oleh Arief Ariyanto dari sisi pertahanan Persibo, Persebaya kembali unggul pada menit 27, setelah tendangan pojok Arief yang melengkung langsung masuk kedalam gawang Persibo.

Memasuki babak kedua, pertandingan yang dipimpin wasit Stojanovski Drage asal Macedonia makin menarik ditonton. Pasalnya kedua tim sama-sama tampil menyerang.

Beberapa permainan impresif Persebaya 1927 yang dikomandani John Tarkpor membuat tim besutan Sartono Anwar harus rela bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Alhasil Khusnul Yuli yang berhasil masuk melalui sisi kiri pertahanan Persibo mengirimkan bola matang ke Andrew Barisic yang dikonversi menjadi gol ketiga Persebaya 1927 menit 56.

Unggul 3-0 tidak membuat para pasukan Green Force patah arang dan terus menggempur. Andrew Barisic mendapat peluang namun sayang tendangan kerasnya masih membentur tiang gawang.

Memasuki menit akhir babak kedua tepatnya menit 86 petaka menghampiri Persibo Bojonegoro. Sang pengadil memberikan kartu merah kepada pemain bertahan Persibo Eduardo Bissaro setelah dengan sengaja menyikut kepala Andrew Barisic.

Memasuki masa injury time, Persebaya berhasil menggenapkan kemenangannya menjadi 4-0 setelah Andrew Barisic yang menjadi algojo penalti setelah dirinya didorong Aris Tuansyah.

Dengan kemenangan 4-0 atas Persibo, Persebaya masih bertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan 33 poin dari 15 pertandingan. Mereka terpaut tiga poin dari Persema Malang yang menghuni peringkat teratas.

Sementara, Persibo sudah jatuh tertimpa tangga. Bagaimana tidak, selain menelan empat gol tim asuhan Sartono Anwar juga harus kehilangan bek tangguh Eduardo Bizarro yang diusir wasit di penghujung babak kedua. Tanpa Bizarro, pertahanan bakal mengkhawatirkan di pertandingan berikutnya.

Pelatih Persibo Sartono Anwar mengakui timnya dalam kondisi tertekan di Gelora 10 November. Tak heran jika permainan tidak berlangsung normal dan lebih banyak didikte tuan rumah. “Permainan sangat mengecewakan. Ini di luar dugaan,” katanya.

Memang, melihat tren permainan Persibo, kekalahan 4-0 sebenarnya di luar dugaan. Sebelumnya Persibo mampu mengalahkan Semarang United dengan skor meyakinkan 3-1 di Bojonegoro. Itu membuktikan Laskar Anglong Dharma belum benar-benar stabil di kompetisi LPI. (detiksport.com)