Persibo Kesulitan Pantau Pemain Asingnya

Manajemen Persibo Bojonegoro, Jatim, kesulitan memantau empat pemain asingnya yang pulang ke negara asalnya, selama jeda dalam kompetisi LPI ini.

“Kami tidak mungkin bisa memantau yang dikerjakan para pemain asing Persibo yang pulang ke negaranya masing-masing selama liburan ini,” kata Asisten Pelatih Persibo, Bambang Pramudji, Selasa.

Keempat pemain asing tersebut yaitu Kim Kang Hyun (Korea Selatan), Amir Amadeh (Iran), Wallacer dan Eduardo Bizarro, keduanya asal Brasil. Namun, lanjutnya, sebelum para pemain asing Persibo pulang ke negaranya sudah mendapatkan pesan, untuk tetap menjaga komitmen profesional.

“Termasuk tetap menjaga stamina,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hal yang sama juga disampaikan kepada para pemain lokal Persibo yang juga pulang ke tempat asalnya. Untuk pemain lokal, pengawasan dilakukan dengan langsung menanyakan kegiatan para pemain selama berlibur, juga mencari informasi ke berbagai pihak.

Pengawasan ini, lanjutnya, untuk mencegah para pemain terlibat dalam kegiatan yang negatif selama liburan, seperti mengikuti pertandingan sepak bola di kampungnya. Alasannya, kegiatan tersebut bisa membawa dampak negatif merugikan pemain sendiri juga Persibo secara keseluruhan, kalau kegiatannya mengalami cedera.

“Bagaimanapun juga pemain yang ada semuanya terikat kontrak,” jelasnya.
Sesuai jadwal, katanya, baik pemain lokal maupun asing harus sudah pulang berkumpul lagi ke Bojonegoro, 27 Juni, untuk menjalani latihan rutin kembali, sebagai persiapan menghadapi putaran kedua kompetisi LPI.

“Kami berharap pada awal latihan sudah tidak ada yang cedera dan sakit,” katanya.(antara)