Persibo, Kisah Perlawanan terhadap Kemustahilan

Oleh Mohammad Eri Irawan, Boromania, tinggal di Sukorejo, Bojonegoro

Money doesn’t play football (Hristo Stoichkov)

Persibo Bojonegoro berhasil menggenggam gelar juara Liga Joss Indonesia. Sebuah kisah yang menyelamatkan sepak bola dari bahaya menjadi kebusukan abadi.

* * *

Sepak bola Indonesia telah dikafani. Saya, dan mungkin sebagian dari Anda, cemas mendengar berita buruk itu. Kabar kematian sepak bola ini memang sudah jadi rahasia umum karena serakan kecurangan yang panjang dan lebar. Musim ini, rangkaian kecurangan seolah menemukan puncak urakannya, semakin telanjang dan terus-terang. Kita menghadapi musuh yang mustahil dikalahkan: mafia PSSI.

Tipu muslihat berjejer: pertandingan yang diskenario, penalti rekayasa, peluit wasit yang tak lagi berguna. Jauh sebelum kompetisi rampung, tim-tim papan atas sudah ditentukan. Sang juara sudah dilantik sebelum peluit wasit disemprit.

Tapi Persibo menyelamatkan kita semua, menyelamatkan sepak bola dari rangkaian mala.

Persibo memberi cermin besar kepada kita tentang bopeng sepak bola yang menghalalkan segala cara. Tapi, Persibo juga meriwayatkan seperca asa tentang sebuah etos: keringat harus bercucuran sebelum mendekap kemenangan, aksi satu-dua di pertahanan lawan, dan kejelian seorang bertopi pet di luar lapangan.

Saya tak hendak berlebihan, tapi bayangkanlah tugas Persibo seperti tugas mahaberat untuk lepas dan terbebas dari skenario-skenario. Sebuah misi yang majenun: menghadirkan keadilan di lapangan bola.

Sebuah misi yang aneh, tentu saja. Seperti Don Quixote di kisah Cervantes yang masyhur itu. Seorang bau tanah dan petani kelewat lugu yang dengan gagah berani bermain dengan imajinasi: memimpikan keadilan, memimpikan perubahan. Don Quixote dan Sancho berkelana. Nama pertama menjadi kesatria, nama kedua menjadi pendamping setia. Mereka berperang melawan raksasa yang sejatinya hanya sebuah kincir angin. Gila. Konyol.

Tapi, kita kemudian tahu, kisah itu menyadarkan manusia bahwa selalu ada yang masih konsisten merawat kebajikan di tengah rimbun penyelewengan.

Begitulah Persibo mungkin bisa diilustrasikan. Tim ini tidak dibekingi orang berpengalaman macam Vigit Waluyo yang ada di kubu Deltras Sidoarjo. Kemenangan tim ini juga tak pernah disambut sujud syukur seorang petinggi PSSI. Sebaliknya, Persibo justru berkali-kali dicurangi.

Saya hampir putus asa saat menyaksikan perjuangan Persibo di babak delapan besar yang digelar di Sidoarjo. Persibo dihajar habis-habisan oleh wasit, dihukum tiga penalti yang aneh dan mengada-ada.

Melawan Persidafon Dafonsoro, selama 90 menit Persibo dilimbur ketidakadilan. Gol Perry Sahkolie dianulir wasit. Kiper Persibo Heri Prasetyo ditampar pemain Persidafon, tapi wasit diam saja. Puncaknya, pada menit ke-76, Persidafon mendapat hadiah penalti. Padahal, ribuan orang sore itu melihat dengan jelas bahwa Patrick Wanggai, yang berduel dengan Slamet Sampurno, terjatuh di luar kotak penalti. Pelanggaran juga masih bisa didebatkan karena dua pemain itu sama-sama terjengkang saat berduel di udara.

Kala bersua dengan Deltras, Persibo sempat unggul 1-0 saat pertandingan baru saja dimulai. Namun, setelah itu wasit kian menggila. Ini jelas-jelas sebuah rekayasa yang terus-terang. Kongkalikong yang terang benderang. Persibo akhirnya takluk lewat dua penalti aneh yang dieksekusi oleh Fahmi Amiruddin.

Dari pinggir lapangan pelatih Persibo Sartono Anwar marah besar. “Sama bangsa sendiri saja seperti ini,” protesnya ke pengawas pertandingan. Sang sasaran protes hanya tersenyum simpul sambil menepuk bahu Sartono.

“Wasit kurang ajar. Deltras diperkuat 14 orang, bagaimana bisa menang coba?” kata Manajer Persibo Taufiq Risnendar.

Siapa saja yang mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia, pasti dibuat terheran-heran dengan kemenangan Deltras. Berbagai kemenangan Deltras diiringi penalti-penalti aneh. Total ada 15 penalti yang mengiringi perjalanan Deltras, tiga di antaranya didapat saat babak penentuan delapan besar. Kompas menulis, “Percayalah, ’tangan ajaib’ selalu menyertai Deltras.”

Dengan nada masygul, Kompas juga menulis, “…dia (Fery Aman Saragih, kapten Deltras) lebih sering tertangkap ’terjatuh’ di kotak penalti, bahkan ketika sedang tidak bertabrakan dengan lawan.”

Saya mengronik sejumlah berita pertandingan Deltras, dan yang ada isinya cuma protes pihak musuh tentang hukuman penalti. Saya kutipkan satu saja di sini komentar dari Manajer PSIS Setyo Agung Nugroho, “Persiapan untuk menghadapi pertandingan ini, terasa sia-sia. Kami bukannya kalah dari segi teknik, tapi justru oleh faktor nonteknis. Dua penalti mengalahkan kami.” PSIS ditaklukkan Deltras lewat dua gol penalti Wahyu Gunawan menit ke-21 dan Satyo Husodo menit ke-64.

Karena itu, saat lolos ke babak final dan berjumpa lagi dengan Deltras di Solo, rasa gemas saya kian meluap-luap. Bagi sebagian Boromania, penggemar Persibo, babak final bukan urusan menggenggam medali, tapi keinginan membikin malu Deltras.

Tak mengherankan, begitu pemain Deltras memasuki Stadion Manahan, Solo, ribuan Boromania kompak menyanyikan lagu, “Selamat datang, raja penalti. Selamat datang, raja penalti.” Koor itu baru berhenti beberapa menit kemudian saat barisan pemain Persibo menjejakkan kaki di lapangan.

* * *

Dalam konteks ini, Persibo menghadapi ketidakpastian sekaligus kepastian. Ketidakpastian sebagai hakikat sepak bola yang mengandaikan 90 menit penuh debar dan gemetar. Kepastian sebagai akibat dari skenario mafia yang sudah tersusun rapi seperti ilmu pasti.

Rangkaian keculasan itulah yang membuat misi Persibo nyaris tak masuk akal. Persibo adalah tim di luar “skenario”. “Apa boleh buat, sejarah sepak bola Indonesia masih dalam tahap itu. Saya siap kecewa,” ujar Sartono dalam sebuah wawancara dengan Sohirin dari Koran Tempo. Sartono tahu, sepak bola Indonesia sudah lama mati sebagai olah raga.

Namun, misi gila itu berada di pundak yang tepat. Jejeran pemain penuh disiplin dengan permainan terskema yang dipimpin Victor da Silva dan M. Irfan. Barisan penyerang yang rajin macam Busari dan Perry Sahkolie. Penguasa sayap, Abel Cielo, yang tak kenal lelah menyisir lapangan. Tembok tangguh yang dikawal Slamet Sampurno dan dijaga Heri Prasetyo. Dan, tentu saja seorang bertopi pet di luar lapangan: Sartono Anwar.

Pada akhirnya, hidup selalu memberi ruang baru bagi imajinasi cemerlang. Nasib manusia memang tak sempurna, tapi keteguhan memberi akhir cerita yang berbeda. Sejarah menunjukkan bahwa tak selamanya yang culas bisa mendekap tampuk kuasa. Uang tetap tak bisa bermain sepak bola.

Skenario itu patah: Persibo Bojonegoro jadi juara.

71 Responses to “Persibo, Kisah Perlawanan terhadap Kemustahilan”

  1. poe djie kalitidu
    June 1, 2010 at 3:34 pm #

    pertamax di amankan hahaha….

    [Reply]

  2. effan
    June 1, 2010 at 3:40 pm #

    SALUUUUT………………………..PERSIBO LASKAR ANGLING DARMA TAK KAN BS DIHENTIKAN DGN KECURANGAN.BRAVO PERSIBO…………………………….

    [Reply]

  3. wong samin
    June 1, 2010 at 3:41 pm #

    tak sanggup bicara…….

    [Reply]

  4. dons
    June 1, 2010 at 3:43 pm #

    tulisan yang cakep , muhammad eri irawan layak menjadi wartawan bola , kolumnis bola ataupun komentator bola di anteve. Selamat buat persibo , dan teruskan tulisan tulisannya mas eri…..

    [Reply]

    Bonek Cinta Damai Reply:

    lha wong ancen arek iki wartawan jeh.

    [Reply]

  5. lumut
    June 1, 2010 at 3:48 pm #

    ndeh, tulisanne low sangar alias matoh…
    d tunggu tulisan dari rekan boromania lainnya… :)

    [Reply]

  6. poe djie kalitidu
    June 1, 2010 at 3:56 pm #

    sujudku setelah tendangan pinalty Uston Nawawi gagal menembus gawang Herry Prasetyo di stadion DELTA Sidoarjo saat PERSIBO vs PERSIDAFON waktu lalu hanya untuk PERSIBO…

    semangat Persibo…

    [Reply]

  7. boro kidul
    June 1, 2010 at 4:02 pm #

    PERSIBO PANTAS JADI JUARA SEJATI……

    TULISAN YANG BISA membuat semua pembacanya merinding dngan rangkaian kata2 dan kalimat yang sangat dahsyat, disertai dngan bukti2 yng kongrit…

    Sya sungguh2 terkesima dengan tulisan2 ini,

    Dan saya bangga, terhadap semua perjuangan tim PERSIBO yg akhirnya bisa menjuarai kompetisi divisi utana..

    [Reply]

  8. Mr.Jemblong BORO alas kidul
    June 1, 2010 at 4:05 pm #

    Salut buat Eri Irawan,indonesia butuh banyak orang2 yang seperti kamu,buas,cerdas,pedas,lawan mafia culas,memang betul sepak bola indonesia udah mati,mudah2an kedepanya lebih bersih bebas dari alkohol duit,bola yang bicara bukan harta,satu jiwa membangun bangsa,mati atau merdeka…

    [Reply]

  9. bob'satpam web
    June 1, 2010 at 4:06 pm #

    sipp

    [Reply]

  10. Ali 69
    June 1, 2010 at 4:20 pm #

    Gak iso ngomong aq…. kudu nangis…. rasane terwakili, tersampaikan apa yg selama ini menyesak didada.
    suwun mas Eri, nulis’o terus mas, aq yakin akeh sing setuju karo sampean.

    [Reply]

  11. mas oon
    June 1, 2010 at 4:35 pm #

    beginalah kalau perpaduan opini seorang aktivis dikemas dalam rangkaian kata seorang wartawan, menghasilkan sesuatu yang renyah koyok ithuk-ithuk.hehehe..

    Erik domisili ijek nak Jember opo wis ngabdi nak Bojonegoro??

    kapan-kapan ayo reuni bal-balan nostalgia nak lapangan STM Negeri koyok jaman cilikan biyen Sawahan Sumbang lawan cah Ngaren Sukorejo. hehehe…

    [Reply]

  12. mas oon
    June 1, 2010 at 4:35 pm #

    beginilah kalau perpaduan opini seorang aktivis dikemas dalam rangkaian kata seorang wartawan, menghasilkan sesuatu yang renyah koyok ithuk-ithuk.hehehe..

    Erik domisili ijek nak Jember opo wis ngabdi nak Bojonegoro??

    kapan-kapan ayo reuni bal-balan nostalgia nak lapangan STM Negeri koyok jaman cilikan biyen Sawahan Sumbang lawan cah Ngaren Sukorejo. hehehe…

    [Reply]

  13. telon13+
    June 1, 2010 at 4:47 pm #

    sipp kang

    [Reply]

  14. b0r0 pudLian "0range Army"
    June 1, 2010 at 4:50 pm #

    kudu nangis ae rek m0c0 artikeL iki. . .

    [Reply]

  15. Anoman
    June 1, 2010 at 5:06 pm #

    S.A.L.U.T.E artikelnya!!!

    [Reply]

  16. shiro_100% BORO
    June 1, 2010 at 5:15 pm #

    mga persibo bs memperbaiki spkbola d ind0nesia

    [Reply]

  17. T0t b0r0 tenan
    June 1, 2010 at 5:16 pm #

    Jemp0l buat mas eri!
    Aq salut ats karya tulisanmu!

    [Reply]

  18. shiro_100% BORO
    June 1, 2010 at 5:18 pm #

    mga persibo bs mmbuat spak bla ind0nesia
    jd lbh baek

    [Reply]

  19. Terima kash mas erik yg telah mencipta karya tulis yg begitu mengharukan dan mengesankan bg seluruh boromania. Semoga persibo menjadi lbh baik di masa yg akan dtng, jayalah selalu persibo.

    [Reply]

  20. _"ARMADA"_ 1923 PASOEPATI
    June 1, 2010 at 5:53 pm #

    Sugeng SoNten Kawan2 BOROMANIA..

    Wah kangen kie karo dulur2 kabeh.
    PASOEPATI_BOROMANIA SAUDARA SLAMANYA.

    [Reply]

    Anoman Reply:

    Sugeng dalu dulurr Pasoepati…
    Pripun kabare niki???
    Sae2 mawon ta???
    Semoga Persis solo sgra menyusul Persibo d ISL sulur…
    Kulo nggih kngen karo dulur2 Pasoepati..
    Boromania-Pasoepati Dulur saklawase!!!

    [Reply]

  21. BoRovers
    June 1, 2010 at 6:22 pm #

    s7 kang!!…akhirnya kalah melalui penalty juga…

    [Reply]

  22. bob'satpam web
    June 1, 2010 at 6:23 pm #

    Untuk rekan Boromania yang ikut berpartisipasi dalam pawai piala besok … kumpul di halaman Stadion Letjen Haji Soedirman Bojonegoro jam 09:00 WIB > Rute Kota – Kalitidu – Ngasem – Dander – Temanyang – Sugihwaras – Balen – keliling Kota – Pendopo Kabupaten > ada hiburan musik juga di alun 2

    [Reply]

    wong kenek uler Reply:

    oleh mangan gak bosss

    [Reply]

    wong ngelu Reply:

    oleh mangan,sopo sing ra ngulehi

    [Reply]

  23. krisna
    June 1, 2010 at 6:46 pm #

    wis mas ..
    dikirim wae nang surat kabar .. ben di publikasi’no
    ben akeh sin gngerti .. lek sejatine PSSI iku yo cuma koyok ngono ..
    ngisin-ngisini

    [Reply]

  24. telon13+
    June 1, 2010 at 6:53 pm #

    selamat malam

    [Reply]

  25. bomber pasuruan
    June 1, 2010 at 7:16 pm #

    mafia berusaha tapi Yang kuasa yang menentukan tinggal menunggu kiprah persibo melawan ketidak adilan selanjutnya

    [Reply]

  26. FANZ
    June 1, 2010 at 7:23 pm #

    kenek moderasi

    [Reply]

  27. Mr. Ghoib
    June 1, 2010 at 7:50 pm #

    KEBOHONGAN AKAN SENANTIASA MUSNAH OLEH KEBENARAN….
    ITU SUDAH KETENTUAN YANG NGECAT LOMBOK (ALLAH SWT)…

    [Reply]

  28. BORO pingir BENgawaN
    June 1, 2010 at 7:57 pm #

    tuLIsan kiE janE di msukan jawa POS ..jarno podo roh kabeh….

    [Reply]

  29. Ali 69
    June 1, 2010 at 8:07 pm #

    Sugeng dalu dulur…………

    [Reply]

  30. Doriz''boro
    June 1, 2010 at 8:41 pm #

    Dmi allah q mneteskn air mta ….. dngan mmbca tlisan mas eri ….. krna q jga slalu mnyksikn dngan mta kpala sndri smua yg di tlis mas eri ….. smoga bngsa ini sgera sadar bhwa orang yg di dholimi ttep akn mndpat perlndungan dari allah swt …..

    [Reply]

  31. HERRY cah ngraho
    June 1, 2010 at 9:17 pm #

    Para ptinggi PSSIsmga jg mmbca artikel mas eri,sadarkan mereka,ingatkn mereka bhwa yg brkuasa bkn PSSI tp kehendak ALLOH SWT.

    [Reply]

  32. arikpersibogading
    June 1, 2010 at 9:26 pm #

    lek nendi yo nek arep dowlod lagumars persibo

    [Reply]

  33. vic
    June 1, 2010 at 9:28 pm #

    dlm ht treyuh mmbca tlisan kie. . .ayo mas eri!!nuliso sg akeh. . .

    [Reply]

  34. boroforever
    June 1, 2010 at 9:37 pm #

    sisok pke helm, knalpot ojo di blong, ban spd mtore harus 2, n sopan every time every where any where

    [Reply]

  35. bojesz boromania balen/bali
    June 1, 2010 at 9:45 pm #

    TUHAN JAUH SEKALI LEBIH KUAT DARIPADA PSSI ANJING BANGSAT SIALAN!!!

    SKENARIO TUHAN = PERSIBO JUARA…yaa terjadilah, tk ada yg sulit menurut Tuhan, mudah saja (S07)!!!

    [Reply]

  36. surya soetrisno(boromania jono temayang)
    June 1, 2010 at 10:25 pm #

    saya sgt stju skali,tulisan yg kayak gini di publikasikan di jawa pos..sayang bsk gk bs ikut pawai..sbuk krja di sby.

    [Reply]

  37. Arie X-23
    June 1, 2010 at 10:26 pm #

    Sangar Gan beritane !
    I Like It .

    [Reply]

  38. surya soetrisno(boromania jono temayang)
    June 1, 2010 at 10:29 pm #

    teman2 nitip pesan,tlg pas di prmpatan jono brhenti sbntr yo..wong jono ws wayahe jd gibol..

    [Reply]

  39. suro mangkuwanito
    June 1, 2010 at 10:36 pm #

    selama NURDIN silit & NUGROHO boncos masih memimpin di lingkungan PSSI sepak bola indonesia gak akan pernah ada kemajuan….alia bobrok sak lawase

    [Reply]

  40. boromania_batavia
    June 2, 2010 at 12:07 am #

    mantap tulisan ne….
    bisa di tiru buat temen2 yg nonton langsung di stadion…
    dan bisa melaporkan dengan detail kejadian di lapangan…

    hayo bomber…
    asah teman2 bomber untuk buat report live hasil pertadingan di lapangan…
    MAJU TERUS BOMBER

    [Reply]

  41. Supatmo Boromania Tani @ Bangkle Bulu Balen Bojonegoro
    June 2, 2010 at 5:07 am #

    Semangat pagi..
    Sambut surya dengan senyum untuk alam sekitar..
    Damai bersaudara..

    [Reply]

  42. Supatmo Boromania Tani @ Bangkle Bulu Balen Bojonegoro
    June 2, 2010 at 5:10 am #

    Ijin copas artikelny yo? Arep tak posting di forum sak indonesia raya..

    [Reply]

    Swip_g "njArjo" Reply:

    Yang ikt k0nv0i ati2 yo . . . !¿

    [Reply]

    Eri Reply:

    Mas Supatmo, silakan dicopas dan disebarkan ke mana pun. Kebusukan PSSI memang harus terus dilawan. Salam.

    [Reply]

  43. Anoman
    June 2, 2010 at 6:01 am #

    Selamat pagi kawan2…
    Selamat menikmati konvoii hri ini…
    Sink tertib,teratur,ojo ugal2an,hargai pengguna jalan yg lain…

    [Reply]

    gimin Reply:

    seng penting ojo jotos-jotosan yo……

    [Reply]

  44. Boro 'mulyoagung'
    June 2, 2010 at 7:59 am #

    Alloh telah menunjukan kebesaran-NYA, akhirnya siraja pinalti dipermalukan dengan kekalahan melalui adu pinalti alias senjata makan tuan gitu loh…

    [Reply]

  45. Ngip
    June 2, 2010 at 8:08 am #

    Bagus… Bagus… Artikelnya
    Lebih Bagus lagi kalo semua kritikan itu ada tindakan dari PSSI…

    [Reply]

  46. gus wbl
    June 2, 2010 at 8:38 am #

    tanpa TERDZALIMI, Persibo tak akan juara & masok ISL 2010/2011
    krn dgn usaha & kerja keras Pertolongan datang
    Klo Yg diatas dah berkehendak.. tak ada yg bisa menghalangi PERSIBO juara
    klo punya bukti kuat adanya kecurangan utk menggagalkan persibo masok ISL Pengurus persibo wajib buat pelapporan resmi ke PSSI.. tembusin ke KPK klo diperlukan, agar kelak dikedepannya persibo tak mjd bulan2an Mafia bola…
    sukses persibo..

    [Reply]

  47. kank doel pontianak
    June 2, 2010 at 8:45 am #

    waaahhh…saluuuddd…wat qm er…lbh salud agy wat PERSIBO…!!!

    [Reply]

  48. utomo
    June 2, 2010 at 8:46 am #

    Sdr. Eri, tulisan anda sangat bagus dan dapat mewakili perasaan saya dan ribuan Boromania serta jutaan masyarakat Indonesia yang rindu kemajuan sepak bola Indonesia yang berkualitas dan bisa go internasional. Sangat bagus kalau tulisan anda bisa dimuat diberbagai media cetak agar seluruh lapisan masyarakat mulai yang diwarung kopi sedertaha sampai pejabat di istana negara bisa bersama-sama memberantas mafia PSSI, selamat, Bravo sepak bola Indonesia.

    [Reply]

  49. utomo
    June 2, 2010 at 8:48 am #

    Sdr. Eri, tulisan anda sangat bagus dan dapat mewakili perasaan saya dan ribuan Boromania serta jutaan masyarakat Indonesia yang rindu kemajuan sepak bola Indonesia yang berkualitas dan bisa go internasional. Sangat bagus kalau tulisan anda bisa dimuat diberbagai media cetak agar seluruh lapisan masyarakat mulai yang diwarung kopi sederhana sampai pejabat di istana negara bisa bersama-sama memberantas mafia PSSI, selamat, Bravo sepak bola Indonesia.

    [Reply]

    Eri Reply:

    Thank you, Mas Utomo. Saya ingin menulis yang lebih rapi dan detil untuk kiprah Persibo di ISL musim depan. Salam.

    [Reply]

  50. irul cah ledok mania
    June 2, 2010 at 9:50 am #

    wah kie piye sido Ra confoi ne
    jampiro??
    sido nggorok sapi piro???

    [Reply]

  51. yus_garisKERAS
    June 2, 2010 at 10:10 am #

    Siiiippp…….. di kopi…..

    [Reply]

  52. donz
    June 2, 2010 at 11:29 am #

    terharu….

    [Reply]

  53. tanu aini
    June 2, 2010 at 10:43 pm #

    TERHARu prend,,,,,,?
    wes wayahe menang yo menang,,,?
    di akali koyo opo nk terahe meneng yo menang,,,
    musoh malaekat
    wasit,,,ecek2,,,,

    [Reply]

  54. Mahendra
    June 3, 2010 at 9:04 am #

    ALLAH MAHA ADIL

    [Reply]

  55. rico
    June 3, 2010 at 3:39 pm #

    omae mas eri sukorjo endi cah??
    Q yo skorjo…

    [Reply]

  56. M Juniarto
    June 4, 2010 at 12:10 am #

    Bener.. saya sangat setuju Allah Maha Adil. Kami pernah merasakan hal yg sama, terutama karena persaingan sponsor, AREMA terus-menerus mau ‘dibunuh’. Tau sendiri siapa penguasa king of sponsor otoritas sepakbola negeri ini dan AREMA disponsori oleh produk yang sama, otomatis sangat tidak disuka. Seperti musim ini, AREMA kehabisan dana ditengah jalan, namun masyarakat Malang rela ‘urunan’ dijalan untuk menghidupi AREMA. Sumpah ini fakta, Aremania rela bawa kardus di jalan-jalan seantero Malang … dan hasilnya puluhan juta terkumpul. Ketika AREMA berhasil menahan draw 1-1 PSPS di Pekanbaru, kami (masyarakat Malang) banyak yang menangis haru dan sujud syukur, AREMA juara.. AREMA juara.
    Ingat, AREMA tanpa sepeserpun ada dukungan dana dari APBD, namun kami bisa … dan jadi juara.
    Maka … dengan hormat, kami tidak rela jika ada yang meremehkan perjuangan AREMA !!
    Sama persis seperti kita semua tidak rela jika ada yang bilang bahwa Kemerdekaan Indonesia adalah pemberian penjajah (kurang lebih seperti itu). Kita semua wajib selalu menghargai setiap perjuangan. Sekali lagi Allah Maha Adil dan selalu menyertai perjuangan hamba-hambanya.. !!
    Salam hangat dari kami AREMANIA

    [Reply]

  57. Andy+Sneijder_10
    June 4, 2010 at 11:41 pm #

    GOOD JOB, andaikan Artikel ini di baca oleh “ULAR-ULAR PSSI”, pasti “dia” akan merasa dipermalukan oleh PERSIBO.

    [Reply]

  58. uky
    August 10, 2010 at 8:46 am #

    salam damai dari ca hPASERBUMI

    [Reply]

  59. ryankhansekarangrajinsholat
    August 13, 2010 at 12:54 pm #

    TERHARU

    [Reply]

  60. vicki
    August 14, 2010 at 10:55 am #

    KALO SAMPE NI BENER2 TERJADI AKU PASTI MAKAN2 DEHHH

    [Reply]

  61. situs obatazik.com
    October 27, 2014 at 11:49 pm #

    ayo maju terus persibo.. pantang menyerah melawan kemustahilan

    [Reply]

  62. ????????
    October 15, 2016 at 1:11 am #

    Thanks for sharing superb informations. Your web-site is
    so cool. I am impressed by the details that you’ve on this site.
    It reveals how nicely you perceive this subject.
    Bookmarked this website page, will come back for more articles.
    You, my friend, ROCK! I found simply the information I already
    searched everywhere and just couldn’t come across. What an ideal web-site.

    [Reply]

Trackbacks/Pingbacks

  1. Lima Jurnalis Sepak Bola yang Karyanya Perlu Anda Baca - Football Fandom Indonesia - September 28, 2015

    […] lain yang karyanya bisa dinikmati. Seperti misalnya Mohamad Eri Irawan dalam esai berjudul “Persibo, Kisah Perlawanan terhadap Kemustahilan”, Anton Sanjoyo, maupun jurnalis BOLA yang tabloidnya sudah menemani kita sejak awal mula […]

Leave a Reply