Persibo Lakoni Tour Jateng

Siang ini tim Persibo Bojonegoro akan berangkat melakoni tour di Jawa Tengah menghadapi PSIR Rembang (10/2) dan Persiku Kudus (14/2) dalam putaran II kompetisi Divisi Utama.

Manajer Persibo Letkol (Inf) Taufik Risnendar mengungkapkan, rombongan berjumlah 25 orang. Terdiri dari 20 pemain, tiga pelatih, dan dua orang bagian perlengkapan. Dalam dua laga tersebut, manajemen menargetkan tim besutan Sartono Anwar itu minimal meraih dua poin. “Kalau ingin tetap berada di papan atas ya minimal harus bisa membawa pulang dua poin,” kata Dandim 0813 Bojonegoro itu.

Meski hanya ditarget dua poin, menurut Taufik, namun setiap ada kesempatan tetap harus dimaksimalkan. Jika seluruh pemain bermain maksimal, maka target dua poin tersebut bukanlah mimpi bagi Persibo. “Bahkan kalau maksimal tentu bisa lebih,” tegasnya.

Menurutnya, dua laga awal di putaran II ini bisa menjadi momen Persibo bangkit dari sebutan jago kandang. Sebab, selama ini Persibo hanya menang di laga kandang. Sementara, saat away belum sekalipun mampu mencuri poin di kandang lawan. “Jadi harus malu kalau disebut jago kandang karena itu harus dirubah dengan dua laga ini,” kata dia.

Taufik tak risau dengan peringkat Persibo yang kini melorot. Alasannya, Persibo belum sekalipun menjalani laga dalam putaran II ini. Sementara tim lain sudah beberapa kali tanding di putaran II. Saat ini, Persibo Bojonegoro berada di peringkat enam klasemen sementara. Posisi Persibo yang semula di peringkat empat digusur Persipro Probolinggo. Namun, Persipro sudah menjalani dua laga lebih banyak.

Modestus Sepakati Nilai Kontrak
Sementara itu, terkait Modestus Setiawan, dia menjelaskan manajemen Persibo telah deal dengan pemain bersangkutan. Namun, Taufik enggan menjelaskan nilai kontrak yang disepakati manajemen dengan mantan pemain PSIS Semarang itu. “Kalau itu nggak etis. Yang penting kami mengontraknya sesuai dengan kemampuan dan harga yang pantas,” tuturnya.

Masuknya Modestus Setiawan yang berposisi gelandang bertahan diharapkan semakin mempersolid kekuatan tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut. Sehingga, kata Taufik, target meraih poin di kandang lawan bukan mimpi saja. (ade/jpnn)