Persibo Latihan Malam Hari saat Bulan Ramadhan

Persibo meliburkan latihan pemain-pemainnya untuk memberikan kesempatan kepada Samsul Arif dan kawan-kawan melaksanakan ibadah puasa. Namun, libur hanya beberapa hari saja.

“Nanti, pada 3 Agustus kami kembali latihan seperti biasa,” ujar Sartono Anwar. Menurut pelatih Persibo itu, latihan akan terus dilakukan selama Ramadhan namun porsi waktu dan materinya berbeda. Saat Ramadhan, biasanya latihan dilakukan pada sore dan malam hari dengan latihan yang tidak terlalu berat.

Menurut Sartono, selama jeda kompetisi LPI pihaknya memang meliburkan seluruh pemain. Baru menjelang Battle of the Fantastic Four (BFF) yang digelar di Surabaya, 19-23 Juli lalu, pihaknya mempersiapkan diri. Namun fisik pemain masih menjadi kendala, karena mereka belum tune in setelah libur cukup lama.

“Fisik pemain yang sebelumnya istirahat karena liburan masih agak kaget dengan adanya turnamen itu,” jelasnya. Dan bisa ditebak, Persibo yang bermain dalam turnamen segi empat itu hanya menduduki posisi buncit dengan mengemas satu poin.

Menurut mantan asisten pelatih Wiel Coervers ini, latihan selama bulan puasa tak berat. Apalagi, biasanya fisik pemain sudah kendor tidak seperti hari-hari biasa. “Tapi, saya sudah punya program untuk melatih mereka,” katanya. “Yang jelas, fase latihannya ringan-ringan.”

Selama Ramadhan ini, Sartono Anwar juga mengamati beberapa pemain seleksi. Namun, mereka rupanya masih belum menetapkan hati untuk bergabung dengan klub Bojonegoro itu. Mereka mencoba peruntungan dan menjaga kondisi fisik sembari menunggu kompetisi yang tengah libur.

Beberapa pemain yang mengikuti seleksi tim berjuluk Laskar Angling Dharmo itu, di antaranya mantan penjaga gawang Deltras dan Semen Padang, Dedy Susanto. Ada juga mantan bek sayap Gresik United, Aulia Tri Hartanto. Pun penjaga gawang Persib U-21, Cecep Iskandar. Gelandang sayap Ana Supriatna, penjaga gawang Persela U-21 Arbi Setyo. Masih ada lagi Gerry Setya, Afifudin, dan Sukirmanto, ketiganya dari Persibo U-18. beritajatim.com