Persibo Makin Dekat Ke LPI

Kondisi keuangan Laskar Angling Dharma belakangan ini memang kurang menguntungkan. Sebab, selain devisit Rp3 miliar, mereka juga belum membayar dua bulan gaji para pemain. Hal itulah yang membuat manajemen Persibo berfikir ulang untuk mengikuti Liga Primer Indonesia (LPI) dan meninggalkan Superliga 2010/11.

Namun, semua itu masih dipertimbangkan masak-masak oleh manajemen yang mengaku terus berkonsultasi dengan Pemkab Bojonegoro, DPRD maupun elemen supporter Boromania. Manajer Persibo Bojonegoro, Taufiq Risnendar menjelaskan, jika pihaknya belum mengiyakan bergabung dengan LPI hingga sejauh ini.

“Yang sekarang kita pikirkan adalah, bagaimana mempersiapkan tim ini untuk menghadapi laga away,” jelasnya.

Sebab, pihaknya tidak ingin persiapan pemain dan tim terganggu dengan kondisi manajemen. Karena, ia beserta dengan pengurus lainnya juga ingin tetap melanjutkan kompetisi dengan baik.
“Jika memang nanti ada perubahan, itu tidak masalah,” tambahnya.

Namun, kondisi finansial Persibo yang semakin tidak menentu membuat pihaknya berpikir ulang, apakah akan gabung ke LPI atau tetap di Superliga.

“Semuanya masih jauh, dan manajemen terus berkoordinasi dengan pihak lain,” sambungnya.
Ia memperkirakan, kondisi keuangan Persibo masih tetap berlangsung sampai akhir tahun hingga awal tahun depan. Karena, dana suntikan dari APBD untuk awal tahun 2011 cukup minim.

“Bayangkan saja, saat ini kita sudah minus Rp3 miliar dan sampai akhir tahun bisa tembus Rp6 miliar,” lanjutnya.

Sementara dana yang masuk dari perubahan anggaran kemarin hanya Rp2.3 miliar, dan awal tahun sekitar Rp6 miliar. Jadi, saat dana dari KONI Rp2,3 miliar, langsung akan dipakai untuk membayar hutang ke pihak ketiga.

“Lantas, bagaimana untuk membayar gaji pemain yang bulan Oktober dan November ini?” tanyanya.

Kondisi seperti itulah yang membingungkan manajemen Persibo sekarang ini. Sehingga, wacana untuk bergabung ke LPI dengan janji-janji selangit yang sedang dibicarakan lebih dalam lagi.
“Kami juga tetap menampung aspirasi Boromania yang suaranya terpecah,” terangnya. (gk-25/goal.com)