Persibo Pindah Markas

Mulai sore ini masayarakat pecinta bola Bojonegoro tidak akan lagi bisa menyaksikan tim kebanggaan mereka berlatih, bertanding ataupun mengarungi kompetisi Divisi Utama. Sebab home base Persibo sudah berpindah ke Madiun.

“Ini kan sementara sambil menunggu perbaikan Stadion Letjend H Soedirman,” kata asisten manajer bidang teknis Persibo Bojonegoro Imam Sardjono. Dia sendiri juga mengaku belum tahu sampai kapan Persibo akan berada di madiun.

Pria itu kemudian menjelaskan dimulainya pindah home base adalah untuk menyesuaikan dengan kondisi Madiun. Karena itu latihan mulai sore nanti akan dimulai di Stadion Wilis Madiun. “termasuk uji coba sebelum kompetisi dimulai juga akan dilakukan disana,” tegasnya

Yang jelas lanjut pria yang juga pengusaha saprodi itu menuturkan sebelumnya manajemen mempunyai dua pilihan yaitu stadion Surajaya Lamongan dan Stadion Wilis Madiun. Bahkan tambah dia pengurus sudah menghubungi pengelola dua Stadion tersebut. “Namun Stadion Wilis Madiun menyatakan siap lebih dulu,” ungkapnya.

Saat ini tambah dia panggunaan Stadion Wilis madiun secara lisan sudah diperbolehkan. Namun secara tertulis hanya tinggal menunggu persetujuan dari Walikota madiun saja. “Namun dalam beberapa hari kami kabaranya sudah akan turun,” tuturnya.

Selama di Madiun tambah pria yang kerap dipanggil Imam tersebut seluruh pemain dan ofisial akan berada di Mess Balai Dipta pemkab setempat. Namun dia sendiri mengaku belum tahu lokasinya. “Sebelumbya kami sudah minta orang mensurvei dan tempatnya tidak terlalu jauh dengan Stadion,” ungkapnya.

Menurut rencana pagi ini pukul 09.00 seluruh rombongan Persibo yang berjumlah 30 orang akan berangkat ke Madiun. Sore harinya tambah dia akan langsung berlatih rutin di Stadion Wilis Madiun. “Kalau program latihan gak ada yang berubah hanya tempatnya saja berpindah,” ungkapnya.

Sementara terkait usaha agar diawal kompetisi Persibo meminta bermain di luar kandang pria berkacamata itu menjelaskan bahwa hal tersebut hampir tidak mungkin. Sebab unutk bermain diluar kandang itu bisa dilakukan maksimal tiga kali dan setelah itu balik bermain dikandang. “Kalau jadwal Kompetisi diundur saya kira tidak mungkin sebab Superliga sendiri sesuai jadwal,” ungkapnya.

Karena itu dia juga menyatakan berharap agar pelaksanaan pembangunan Stadion Letjend H Soedirman seger bisa dilakukan. Sebab semakin cepat diperbaiki maka semakin cepat pula Persibo Bojonegoro akan pulang ke kandang Bojonegoro. “Harapan kita memang seperti itu,” katanya. (JP)
(Sumber : Website Pemkab Bojonegoro)