Persibo Protes Tertulis Ke PSSI

Sehari setelah kalah dari Persema Malang 1-0, menejemen Persibo Bojonegoro langsung melayangkan nota protes ke PSSI. Protes tersebut dikirim karena merasa dicurangi oleh pengadil lapangan, yakni pemberian penalti kepada tuan rumah menjelang laga usai di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Manajer Persibo Letkol Inf Taufiq Risnendar kepada beritajatim.com mengatakan, surat protes telah dibuat dan besok pagi akan dikirim langsung ke PSSI di Jakarta.

Intinya, menejemen Laskar Angling Dharma menengarai ada indikasi mengalahkan timnya. Salah satunya dengan menambah waktu yang tidak sesuai dengan yang tertera dalam waktu normal.

“Sebenarnya waktu sudah habis, tetapi ditambah lagi 1 menit lebih,” kata Taufiq Risnendar, Minggu (10/10/2010).

Dikatakan, jika pihaknya sangat menyayangkan apa yang dikeluarkan oleh wasit yang memimpin pertandingan kemarin. Sehingga, protes harus dilakukan.

Menurutnya, semuanya itu demi kemajuan sepak bola Indonesia kedepan. Sehingga, praktik-praktik tidak benar harus segera dihapus dan diganti dengan yang lebih baik.

“Makanya kami memprotes secara tertulis kepada induk sepak bola,” lanjutnya.

Diharapkan, ada pembenahan yang lebih baik. Dan Persibo ingin apa yang dialami kemarin tidak terulang lagi setelah ini.

“Semuanya sudah mengerti dan sangat jelas, karena disiarkan langsung oleh televisi nasional,” tambahnya.

Dalam protes juga sedikit disinggung masalah permintaan salah seorang oknum kepada menejemen uang Rp 10 juta seperti yang dikatakan Pelatih Sartono Anwar.

“Memang kenyataannya seperti itu, dan kami siap memperjuangkannya,” tegasnya.(dul/gir/beritajatim.com)