Persibo Rombak Manajemen

Masa jeda setengah kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) dibuat oleh CEO PT Pengelola Persibo Indonesia (PPI) untuk bersih-bersih.

Tidak tanggung-tanggung, ada sekitar 20 pengurus yang dikontrak pada awal kompetisi lalu diputus sejauh ini. Belum diketahui nasib mereka selanjutnya.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, Jumat (3/6/2011) menjelaskan, para pengurus tersebut kontraknya dinilai telah habis.

Bahkan, mereka yang diberhentikan selevel GM, atau pengurus teras. Namun, nama-nama siapa saja yang diberhentikan belum dibuka secara umum oleh pihak PT PPI.

Ketua Umum Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Tufiq Risnendar menerangkan, sejauh ini perombakan di tubuh Persibo Bojonegoro memang dibenarkan.

“Ada sekitar 20-an pengurus kalau tidak salah yang kontraknya habis. Sehingga secara otomatis telah berhenti,” jelasnya.

Tidak hanya itu saja, konsorsium LPI juga menghendaki pengurus yang merangkap jabatan dengan Pengkab PSSI sementara non aktif.

“Karena di LPI sifatnya profesional, untuk mereka yang duduk di level operasional bisa dianggap mengganggu kinerja,” lanjutnya.

Namun, sewaktu-waktu jika pihak LPI membutuhkan, mereka akan langsung bisa diambil dengan mengirimkan surat kepada Pengkab PSSI Bojonegoro.

“Kami belum membicarakannya secara khusus dengan CEO Pak Ferry. Nanti jika sudah diketahui secara detail, maka akan langsung diberitahukan,” kilahnya.

Sementara itu kabar di lapangan menyebutkan, beberapa waktu belakangan ini tersiar kabar jika ada hal-hal yang tidak diinginkan oleh konsorsium dilakukan oleh para pengurus.

Khususnya di lingkup panpel yang diduga kuat kurang memberikan konstribusi bagi keuangan Persibo Bojonegoro. Sehingga, kemungkinan besar pada laga selanjutnya akan dibentuk kepengurusan yang baru.

“Memang benar seperti itu, tetapi semuanya ada di tangan CEO Widiawan Ferianto Kodrat. Kami akan terus mengkoordinasikannya,” jelas Taufiq.

Pria yang juga Komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu menegaskan, konsorsium LPI akan menentukan struktur baru sesuai dengan keinginan mereka. Sehingga, ke depannya diharapkan lebih baik lagi.(dul/but/beritajatim.com)