Persibo Sibuk Cari Investor

Entah bagaimana yang dimaksudkan dengan mencari investor, namun CEO PT Pengelola Persibo Indonesia (PPI), Widyawan Feriyanto Kodrat, mengaku tengah sibuk menggandeng sejumlah pihak.

Investor yang dimaksud diperuntukkan bagi Persibo Bojonegoro untuk tetap bisa berkiprah di level tertinggi, khususnya level 1 atau setara Indonesia Super League (ISL) sebelumnya dan tidak di level 2 atau Divisi Utama.

Data yang dihimpun blokBojonegoro.com, Senin (15/8/2011) menyebutkan, selain fokus pada pekerjaan lain dan jarang ke Bojonegoro, CEO Ferry Kodrat, panggilan akrab pria yang juga manajer Timnas Indonesia Pra Piala Dunia tersebut juga sibuk dengan melobi investor.

“Memang benar, kita tengah mencari sponsor untuk Laskar Angling Dharma. Semoga saja bisa deal secepatnya,” kata Ferry Kodrat.

Diterangkan, jika untuk bisa berada di kompetisi level 1, maka klub yang tengah di assessment harus bisa menyiapkan deposit Rp 5 miliar. Jumlah tersebut terbilang cukup besar, karena belum termasuk untuk keperluan kompetisi selama satu musim.

“Untuk level 2, maka tetap harus menyetor deposit sebanyak Rp 2 miliar. Persibo Bojonegoro tetap harus membidik yang level 1,” sambungnya.

Ditanya mengenai kemungkinan target tersebut bisa terealisasi ? Ferry Kodrat menegaskan, sejauh ini pihaknya masih terus berusaha untuk mensukseskannya. Karena, impian tetap berada di kompetisi level 1, bukannya yang level 2.

Yang menjadi pertanyaan adalah, posisi konsorsium Liga Primer Indonesia (LPI) yang didanai oleh pengusaha Arifin Panigoro dan pihak-pihak lain tersebut seperti apa ? Kenapa masih mencari sponsor lagi untuk bisa ikut di kompetisi dibawah PSSI ?

Tiba-tiba sambungan telepon ke Ferry Kodrat terputus. Belum sempat dijelaskan secara detail mengenai hubungan investor baru yang dicari dengan konsorsium LPI. Karena, saat ini banyak aturan dan mekanisme kompetisi yang tengah dipersiapkan oleh Exco PSSI yang baru.

Seperti diberitakan sebelumnya, jika hari ini menejemen Persibo Bojonegoro tengah ke Surabaya untuk mengikuti assessment seluruh klub yang ingin diverifikasi ke liga profesional PSSI. [mad/blokbojonegoro.com]