Persibo Tak Akan Potong Gaji Pemain

Manajemen Persibo Bojonegoro membantah jika gaji pemain akan dipotong saat kompetisi Liga Primer Indonesia vakum sebulan setelah putaran pertama berakhir. Gaji pemain akan tetap dibayar sesuai kontrak awal.

Ketua Umum Persibo Bojonegoro, Letnan Kolonel Taufik Risnendar, menyatakan para pemain tak perlu ada resah dengan vakumnya LPI yang diperkirakan akan berlangsung sebulan. “Gak ada masalah dengan gaji,” tegasnya pada Tempo, Rabu (25/5) siang.

Taufik mengatakan, sekarang ini kondisi Persibo sedang solid. Masalah keuangan juga tetap terjamin, yakni bersumber dari konsorsium LPI dan tiket selama putaran pertama Persibo bertanding. Dia menyebut, anggaran operasional Persibo selama satu musim sekitar Rp 17 miliar hingga Rp 20 miliar. Anggaran itu dijamin Konsorsium LPI di Jakarta. “Jadi saya tegaskan, soal (pemotong gaji) itu tidak benar itu,” katanya.

Selama kompetisi libur, Persibo akan menggelar partai pesahabatan dengan tim LPI di Jawa Timur dan Bali, yakni Persebaya 1927, Persema Malang, dan Bali Devata. Taufik mengatakan, kegiatan itu juga sekaligus bantahan, bahwa LPI solid dan tidak berhenti di tengah jalan.

Para pengelola klub LPI di seluruh Indonesia akan berkumpul di Jakarta, Kamis (26/5). Mereka Para pengelola klub akan rapat bersama Badan LPI untuk membahas masa depan. “Setidaknya untuk menyikapi beberapa persoalan. Di antaranya soal keberadaan PSSI pasca Kongres di Jakarta yang gagal,” kata Taufik.

Sebelumnya Asisten Pelatih Persibo Bojonegoro Luciano Leandro mengatakan, jajaran pelatih dan pemain enggan terbawa arus soal masalah ekternal klub. “Maaf, kita gak komentar soal itu. Terpenting pemain bisa berprestasi,” tegasnya.(tempointeraktif.com)