Persibo Terkena Tiga Sanksi dari Komdis

Manajemen Persibo Bojonegoro menerima tiga sanksi dari Komisi Disiplin PSSI atas perilaku para pemainnya dalam kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia di Sidoarjo.

“Mau bagaimana lagi, kita semua tahu sesungguhnya yang terjadi dalam laga di Sidoarjo itu,” kata Manajer Persibo Bojonegoro, Taufik Risnendar, Senin.

Sebelum itu, Manajemen Persibo menerima sanksi denda Rp25 juta, karena ulah suporternya yang menghujat wasit dengan nyanyian dalam pertandingan melawan Persidafon Dafonsoro di Sidoarjo.

Sanksi terbaru diberikan kepada penjaga gawang Herry Prasetyo yang dianggap tidak bertingkah laku baik, ketika bertanding melawan Persidafon Dafonsoro.

Sanksi lannya diberikan kepada M.Irfan yang dianggap melakukan protes berlebihan yang mengakibatkan wasit terjatuh ketika Persibo menerima hukuman penalti.

Atas masalah ini melalui surat No. 94/KEP/KD/DU-XV/V-10, yang bersangkutan dilarang bertanding selama satu kali. Menurut Taufik, sanksi kepada M. Irfan tersebut sudah tidak berlaku lagi, karena M. Irfan tidak diturunkan ketika Persibo melawan Deltras Sidoarjo.

Akibat lima pemain Persibo menerima lima kartu kuning ketika melawan Persidafon Dafonsoro, menurut komdis PSSI, hal itu merupakan tingkah laku buruk bagi tim persibo secara umum dan merupakan pelanggran disiplin.

Melalui suratnya No. 92/KEP/KD/DU-XV/V-10, Persibo harus membayar denda sebesar Rp15 juta. Menurut Taufik, adanya pemberian sanksi tersebut, tidak menyurutkan semangat anak asuh Sartono Anwar dalam laga selanjutnya.

Justru pemberian sanksi tersebut semakin memacu tim Persibo bisa lolos ke Superliga. Dijadwalkan, tim berjuluk laskar Angling Dharma berangkat ke Solo, Jateng, Selasa (25/5), untuk menghadapi babak semifinal Divisi Utama.(antara)