Persibo Yakin Ketua Umum PSSI Terpilih Mencabut Sanksi

Pihak Persibo Bojonegoro yakin bahwa sanksi dari PSSI akan segera dicabut oleh Ketua Umum PSSI terpilih, Djohar Arifin Husein. Pasalnya, mantan Sekretaris Jeneral KONI itu secara lisan telah menyatakan sudah merangkul Liga Primer Indonesia (LPI) dalam organisasi yang menaungi olahraga sepak bola ini.

“Kita yakin terpilihnya Pak Djohar membawa perubahan di tubuh PSSI,” tegas Ketua Pengurus Cabang PSSI Bojonegoro, Letnan Kolonel Taufik Risnendar, pada Tempo, Senin, 11 Juli 2011 siang.

Taufik mengatakan bahwa pihak Persibo juga akan menepuk tangan, tanda ucapan selamat, bagi pengurus Pusat PSSI periode 2011-2016 karena duet antara Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein dan Wakil Ketua Umum Farid Rahman sedikit banyak akan membawa perubahan besar LPI di tubuh PSSI. Tinggal kemudian, bagaimana pengaturan personelnya untuk tetap professional.

Misalnya, bagaimana sikap Ketua PSSI Djohar Arifin Husin atas LPI, Liga Super Indonesia (LSI), dan liga-liga lain di negeri ini. Untuk itu, sangat perlu menjaga netralitas dan bisa menjadi pengayom klub-klub yang dinaungi PSSI sehingga sepak bola profesional bisa menjadi lebih tangguh, berkembang, dan cerah di masa mendatang.

Pada masa kepemimpinan Nurdin Halid, PSSI tidak mau mengakui keberadaan LPI sehingga kala itu kompetisi yang mengklaim sebagai liga profesional ini dikendalikan oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Makanya, lanjut Taufik, pencabutan sanksi Ketua Umum PSSI (ketika itu dijabat Nurdin Halid) jangan sampai terulang kembali di era kepengurusam Djohar Arifin karena sanksi yang dijatuhkan ke tiga klub, yaitu Persibo Bojonegoro, Persema Malang, dan PSM Makasar ini sangat menyakitkan. “Jelas menyakitkan,” tandasnya.(tempointeraktif.com)