Persiwa Lampu 800 Lux Boleh, Persibo 1.200 Lux?

Ada yang menjadi pertanyaan besar para kuli tinta di Kabupaten Bojonegoro saat proses verifikasi ulang oleh pihak PT Liga Indonesia (LI), Rabu (3/11/2010).

Yakni, diperbolehkannya stadion Persiwa Wamena menggelar laga kandang dengan kondisi yang juga masih belum standar Badan Liga Indonesia (BLI) saat ini atau pada Superliga kali ini.

Tepatnya komentar dari perwakilan PT LI yang datang ke Bojonegoro, yakni Yovy Leepel dan Indra. Menurutnya, lampu di Stadion Persiwa Wamena sudah ada dan tidak benar jika belum terpasang.

“Disana sudah ada, tetapi baru 800 lux. Itu sesuai standart tahun kemarin,” kata Indra saat ditanya mengenai kondisi stadion yang diperbolehkan menggelar laga kandang tersebut dengan suara tinggi.

Mendengar ada yang kurang beres tersebut, beberapa wartawan langsung mencecar pertanyaan seputar standart BLI yang memperbolehkan stadion menggelar laga kandang dengan minimal pencahayaan 1.200 lux.

“Tidak bisa disamakan, berapa APBD ditempat tersebut. Tetapi, mereka sudah berusaha meningkatkannya. Dan untuk meningkatkan ke yang lebih tinggi kan biayanya mahal,” terangnya.

Ditanya mengenai kenapa masih bisa menggelar pertandingan di kandang walupun pencahayaan tidak masuk standrat BLI ? Indra sempat terdiam dan melimpahkan jawabannya untuk bertanya langsung kepada CEO PT LI, Djoko Driyono.

“Silahkan langsung bertanya kepada Pak Djoko. Yang jelas, disana sudah ada lampunya,” tambahnya yang langsung menghindar dari wartawan yang mengekrubutinya.

Sementara itu Yovy Leepel menjelaskan, dirinya datang ke Bojonegoro untuk melakukan verifikasi dan melihat secara teknis kondisi lapangan dan kelengkapannya.

“Jangan dihubungkan dengan politis, disini saya hanya melihat secara teknis saja,” terang Yovy.

Bahkan, ia sempat mengatakan, jika dirinya tidak ikut secara langsung memverifikasi stadion di Wamena. “Itu berbeda, dan sudah masuk ke politis. Saya kesini untuk melihat secara teknisnya,” sambungnya.

Terpisah, para petinggi Persibo Bojonegoro yang juga ikut mendampingi di stadion hanya diam saja dan sesekali tersenyum kecut kepada tim verifikasi.

“Kok bisa, dulu lampu yang dipermasalahkan. Sekarang lampu sudah bagus, ganti lapangan. Besok apa lagi,” tambah Asisten Menejer Bidang Teknis Laskar Angling Dharma, Imam Sardjono. (dul/ted/beritajatim.com)