Pertandingan Persibo-Sriwijaya FC Digelar di Malang

Copa IndonesiaPertandingan Persibo, Bojonegoro, Jawa Timur, melawan Sriwijaya FC, Palembang, pada leg kedua delapan besar Copa Indonesia, pada 16 Juni hampir bisa dipastikan digelar di stadion Kanjuruan, Malang.

“Kami sudah mendapatkan sinyal, Stadion Kanjuruhan bisa dimanfaatkan untuk laga Persibo melawan Sriwijaya FC, ” kata Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persibo Bojonegoro, Hendy K, Kamis.

Semula pertandingan laga kandang tersebut, dijadwalkan digelar di Stadion Letjen H.Soedirman Bojonegoro, tetapi dengan alasan keamanan memasuki masa kampanye pilpres, Polda Jawa Timur, tidak memberi izin.

Sementara itu, di sejumlah daerah lainnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah, seperti Rembang, Kudus dan Solo, Jawa Tengah, pertandingan sepak bola tidak diizinkan selama masa kampanye.

Menurut dia, pengelola Stadion Kanjuruhan, Malang, sudah memberikan izin tidak keberatan stadion dimanfaatkan. Sementara dari keamanan setempat mengajukan syarat, yakni jadwal pertandingan dilaksanakan pada malam hari, alasannya, karena kampanye pada malam hari tidak ada.

Sekarang ini, lanjutnya, pengajuan izin pertandingan di stadion Kanjuruhan, Malang, sedang diproses dan secepatnya hari ini dikirimkan ke Malang. “Secepatnya pengelola stadion Kanjuruhan memproses izin pertandingan ke polres setempat, ” katanya.

Dia menjelaskan, dalam laga melawan Sriwijaya FC tersebut, kalau gagal dilaksanakan, Persibo akan dianggap kalah WO 3-0. Tidak hanya itu, pada musim kompetisi Copa Indonesia tahun mendatang, Persibo akan didiskualifikasi.

“Besarnya biaya menempati Stadion Kanjuruhan, tiga kali lipat dibandingkan di Stadion Wilis, Madiun,” katanya tanpa menyebutkan lebih lanjut.

Sementara itu, Manajer Persibo Bojonegoro, Dadang Hendrayudha menjelaskan, sudah tidak ada pilihan lagi, bagaimanpun juga Persibo tetap harus mampu menggelar pertandingan melawan Sriwijaya FC.

“Yang penting pertandingan bisa dilaksanakan, soal pelaksanaannya di Malang tidak ada masalah,” katanya menjelaskan.

Dia mengakui, pertandingan di Malang tersebut sangat merugikan Persibo, sebab keinginan Persibo bisa memenangkan pertandingan cukup besar, setelah pada leg pertama kalah 5-0 melawan Sriwijaya FC.

“Berbeda kalau pertandingan dilaksanakan di Bojonegoro, dukungan penonton sangat positif untuk memotifasi para pemain Persibo, ” katanya.(ant)