Presiden Boromania, Dukung Taktik Rotasi Pemain

Keberhasilan taktik rotasi pemain yang dilakukan pelatih Sartono Anwar pada saat menjamu Persisam Samarinda beberapa waktu lalu mendapat dukungan banyak pihak.

Sebab, kemenangan tipis 2-1 cukup berarti bagi skuad Persibo Bojonegoro yang baru memenangkan satu pertandingan di Indonesia Super League (ISL).

Hal ternyata juga telah menyenangkan ribuan supporter fanatiknya, Boromania. Terang-terangan Boromania mendukung upaya pelatih Laskar Angling Dharma untuk melakukan rotasi pemain pada pertandingan selanjutnya.

Seperti diketahui, pada saat menjamu Persisam Samarinda di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro beberapa waktu lalu, pemain inti yang bisa dibilang terus diturunkan terpaksa diparkir.

Diantaranya adalah sang kapten Victor Da Silva, gelandang M Irfan dan Slamet Nurcahyono, serta striker subur Persibo, Samsul Arif.

Mereka digantikan para pemain yang sering menghuni bangku cadangan, semisal Eugene Dadi, Cucu Hidayat, Iswandi Da’i dan Kim Kang Hyun. Taktik rotasi tersebut ternyata cukup ampuh untuk membombardir barisan belakang Persisam Samarinda.

Taktik tersebut yang menurut Boromania harus dipertahankan. “Memang, sudah seharusnya Sartono memainkan pemain yang siap dan kondisinya lebih fit,” kata Presiden Boromania, Basar, Sabtu (20/11/2010).

Diterangkan, taktik tersebut bisa dibilang jitu. Karena, para pemain belakang lawan kurang mengetahui permainan pemain yang baru diturunkan.

“Jika memaksakan pemain yang kerap diturunkan, maka permainan bisa dipelajari,” lanjutnya.

Apalagi lanjut Basar, banyak pemain Persibo yang sudah kelelahan dan usianya beranjak senja. Sehingga, jika terus dimainkan, maka kondisinya bisa lebih drop.

“Kami senang, Sartono mengerti kondisi dan bisa menyenangkan kami semuanya,” tambahnya.(dul/ted/beritajatim.com)