PSSI Bojonegoro Dukung Kongres Sepakbola Nasional

Pengcab PSSI Bojonegoro mengaku siap mendukung penuh kegiatan Kongres Sepakbola Nasional (KSN) di Malang akhir Maret atau awal April 2010 mendatang.

Walaupun belakangan ini Ketua Umum Pengda PSSI Jatim Haruna Soemitro berniat menggagalkan KSN dengan berbagai alasan. Tetapi hal itu tidak menyurutkan tekad PSSI Bojonegoro mendukung KSN itu.

Ketua Pengcab PSSI Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar kepada beritajatim.com, Rabu (10/3/2010) menyebutkan, sejauh ini secara resmi PSSI belum mendapatkan surat. “Namun, secara pribadi saya sagat apresiasi dan mendukung dilaksanakannya KSN di Malang itu,” katanya.

Sebab, dengan tujuan awal membangun kembali PSSI lebih baik dan memajukan persepakbolaan nasional, maka tidak ada alasan untuk menolak KSN. “Semoga nantinya lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya dan tidak hanya koar-kora belaka,” tegasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0813 Citra Panca Yudha Jaya Bojonegoro itu menegaskan, pihaknya juga meminta reformasi di tubuh PSSI ke depan tidak hanya wacana belaka. “Sejauh ini baru sebatas omongan saja, belum ada aktivitas nyata,” tambahnya.

Dengan reformasi itu diharapkan akan terjadi prestasi di lapangan maupun luar lapangan. Prestasi di lapangan, sepakbola Indonesia semakin maju dan prestasi manajemen di luar lapangan semakin baik. “Itu harapan semua insan sepak bola di Indonesia. Memang sudah waktunya reformasi itu,” sambungnya.

Taufiq menjelaskan, pihaknya sejak lama telah menyoroti kinerja wasit yang terkadang berat sebelah dalam memimpin jalannya pertandingan. Jelas-jelas itu merugikan salah satu tim yang menginginkan pertandingan berjalan menarik tanpa adanya campur tangan pihak ketiga.

“Kalau wasit adil, maka kalah menang itu tidak ada masalah,” tegasnya.

Walaupun mendukung penuh KSN, pihaknya masih menunggu keberadaan surat dari pusat mengenai penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Kami tegaskan bahwa KSN bagus untuk peningkatan mutu sepakbola Indonesia,” kata Taufiq yang juga manajer Persibo Bojonegoro itu. (air/dul/beritajatim.com)