PSSI Panggil Manajer dan Pelatih Persibo

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, untuk ketiga kalinya memanggil Manajer Persibo, Bojonegoro, Jatim, Taufik Risnendar, terkait rumor ada wasit LSI meminta uang Rp10 juta, dalam laga Persibo melawan Persema, 9 Oktober lalu.

“Dalam surat Komdis PSSI yang baru saja kami terima, selain manajer juga Pelatih Persibo, Sartono Anwar, ikut dipanggil,” kata Asisten Manajer Bidang Operasional Persibo, Donny Bayu Setiawan, Rabu.

Panggilan melalui fax itu, Taufik Risnendar dan Sartono Anwar, diminta menghadap dalam sidang Komdis PSSI, untuk dimintai keterangan, pada hari Jumat (19/11). Namun, Donny mengaku, belum tahu, Taufik Risnendar dan Sartono Anwar akan memenuhi panggilan PSSI atau tidak.

“Surat sudah kami teruskan, hanya saja belum ada disposisi dari manajer,” paparnya menjelaskan.

Sebelum ini, Taufik Risnendar dan Sartono Anwar, dua kali tidak memenuhi panggilan Komdis PSSI. Keduanya beralasan jadwal sidang yang digelar Komdis PSSI, terlalu dekat dengan jadwal laga kandang Persibo melawan Persipura dan Bontang FC.

Selain itu, Taufik Risnendar yang juga Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, ada kepentingan dinas ke luar kota. Panggilan yang disampaikan Komdis PSSI tersebut, menyusul keterangan yang disampaikan Sartono Anwar kepada media masa seusai laga melawan Persema di Malang.

Dalam keterangannya, ada indikasi permainan wasit dalam laga Persibo melawan Persema, yang berakhir dengan kekalahan Persibo dengan skore 0-1. Dimintai konfirmasi Manajer Persibo, Taufik Risnendar mengatakan, belum tahu ada surat panggilan dari Komdis PSSI, sebab posisinya sekarang masih berada di luar kota.

“Saya belum tahu ada panggilan dari PSSI,” ucapnya.(antara)