Realistis Tapi Ingin Menang

Copa IndonesiaPersibo Bojonegoro memilih realistis karena sulit mengejar defisit gol saat menghadapi Sriwijaya FC Palembang pada leg kedua 8 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009, Senin (15/6). Meski tampil di kandang sendiri di Stadion Letjen H. Sudirman, Bojonegoro, namun Persibo harus bekerja ekstra keras.

Bagaimana tidak. Kekalahan 0-5 pada leg pertama di Palembang membuat peluang Laskar Angling Darmo menipis. Mereka butuh keajaiban untuk membalikkan keadaan dengan meraih kemenangan enam gol tanpa balas.

“Kami realistis. Tapi bukan berarti kami menyerah. Kami ingin mengalahkan Sriwijaya FC. Ini sudah menjadi tekad kami menyambut pertandingan kedua ini,” jawab pelatih Persibo Sartono Anwar, Senin (8/6).

“Tentu sulit untuk mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 6-0. Bukannya peluang kami tidak ada tapi harapan kami tipis untuk melakukannya. Target kami adalah mengalahkan tim Liga Super agar tidak mengecewakan suporter,” lanjutnya.

Persibo menjadi satu-satunya tim Divisi Utama yang mampu lolos ke 8 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia. Sayangnya, mereka bertemu juara bertahan Sriwijaya FC. Meski mampu memberi perlawanan di menit-menit awal, namun Persibo harus mengakui keunggulan Laskar Wong Kito.

Penyerang Samsul Arif juga tak mampu menembus pertahanan tuan rumah dan gagal mencetak gol. Ini untuk pertama kalinya Samsul tidak bisa membobol gawang lawan di pertandingan Copa Dji Sam Soe Indonesia. Meski demikian, Samsul masih menjadi top skorer Copa Dji Sam Soe Indonesia dengan mengoleksi delapan gol.(dss)