Rekor "Unbeaten" Terjaga

Persibo Bojonegoro mampu mempertahankan rekor belum tersentuh kekalahan dikompetisi divisi 1 musim ini.Pada pertandingan keenamnya di grup III kemarin sore,tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini berhasil menahan imbang tuan rumah Persibo Bantul di Stadion Pacar Bantul dengan skor 0-0.

Pada pertandingan itu,Persibo berusaha mengimbangi permainan lini tengah tim tuan rumah agar alur bola tidak sering ke jantung pertahanan tim kebanggan warga Bojonegoro ini.Namun,pemain tim berkostum kebesaran oranye itu gampang terpancing emosinya.Akibatnya,strategi permainan yang di kembangkan tak berjalan.

Pada meniit ke-22,Persibo di hukum wasit dengan tendangan penalti.Hukuman itu diberikan karena wasit menganggap E Gonzales yang sedang membawa bola dilanggar pemain Persibo di area kotak pinalti.Hukuman ini sempat di protes Bambang Sumantri dkk. Mereka menganggap Gonzales hanya melakukan diving di area terlarang untuk mencari keuntungan. Namun,protes tersebuit tak membuahkan hasil.wasit tetap bersikukuh pada keputusannya.

Meski demikian,dewi fortuna tetap berpihak pada Persibo Owang Abong yang menjadi algojo Persiba gagal menjalankan tugasnya dengan baik.Tendangan kerasnya hanya membentur tiang gawang sebelah kanan Persibo.Padahal,penjaga gawang Saefudin saat itu mati langkah.

Setelah gagal menciptakan gol melalui eksekusi penalti,tim tuam rumah terus berusaha menekan pertahanan Persibo.sedikitnya ada empat peluang emas yang berhasil diciptakan lini depan Persibo.Namun,peluang-peluang itu gagal dimanfaatkan menjadi gol.Termasuk heading Gonzales pada menit ke-35.Meski berhasil lepas dari pengawalan pemain belakang Persibo,tandukan kerasnya masih sedikit di atas mistar gawang Persibo.
Sebaliknya,tim tamu juga sempat menciptakan dua peluang emas di babak pertama.Salah satunya,melalui gelandang Iswandi Da’i.Namun,tendanganya dari luar kotak penalti berhasil di mentahkan penjaga gawang lawan.

Memasuki babak ke dua,persibo mencoba menaambah daya gedor dengan memasukan Ali Usman untuk menggantikan M Budiman.Mantan striker Persela itu di tugaskan membantu Varney Pas Boakai yang pada babak pertama bekerja sendirian.Pada menit-menit awal di babak ke kedua ini,sempat menguasai pertandingan.Beberapa kali mereka berusaha melancarkan serangan.Namun upaya pemain Persibo untuk mencuri gol terbentur pada peluit tanda offside yang dibunyikan wasit.karena merasa sering di rugikan wasit,mental bertanding pemain persibo menurun.Kesempatan itu di manfaatkan pemain Persiba untuk tampil menekan.Melihat anak asuhnya tertekan,pelatih Gusnul Yakin kemudian memasukan Joko Sugiarto menggantikan Eugene Jlah Gray.Pergantian itu mengisyaratkan Persibo ingin bertahan dan berharap pertandingan berakhir tanpa gol.Strategi bertahan yang diterapkan mantan penasihat Persipur Purwodadi itu terbukti mampu meredaam permainan tim tuan rumah.Hingga pertandingan usai,tak ada sebiji gol pun tercipta.

Ketua umum Persibo Kupyanto Setyono mengaku bersyukur dengan hasil tersebut.Apalagi,hasil imbang tanpa gol itu diraih di bawah tekanan suporter dan wasit yang berat sebelah.”ini merupaaakan hasil yang luar biasa bagi kami,”tuturnya.
Dia berharap agar para pemain Persibo tetap menajaga pola permainan dan semangat bertanding.Sebab,kamis lusa Persibo harus melakonilaga lanjutan ke kandang PSIR Rembang.”Dan yang lebih penting lagi adalah stamina karena waktunya terlalu berdekatan ,”imbuhnya.
Hasil imbang kemarin menambah pundi poin Persibo.Namun,hasil itu tak mampu mengatrol posisi Persibo di klasmen sementara.Dengan hanya menambah satu poin.Persibo harus rela turun satu strip ke peringkat 4 dengan nilai sembilan,hasil tiga menang dan tiga kali seri.Sebenarnya,poin yang di raih Persibo sama dengan PSIR Rembang yang kini menduduki peringkat ketiga.Namun,Persibo kalah dalam hal selisih gol.

Sebaliknya bagi persiba.Hasil seri kemarin cukup bagi mereka untuk kembali untuk ke puncak klasmen sementara.Mereka menggeser Persid Jember yang sama-sama mengoleksi 13 poin,tapi kalah produktivitas gol.(Radar Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply