Renovasi Stadion Bojonegoro Butuh Rp 7 Miliar

Selain keberadaan lampu stadion Letjen H Soedirman Kabupaten Bojonegoro, renovasi juga tengah dipikirkan untuk menyongsong digelarnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) September mendatang.

Salah satu yang tengah dirancang oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Bojonegoro adalah renovasi. Hitung-hitungan sementara atau sifatnya kasar, dibutuhkan dana sedikitnya Rp 7 miliar untuk bisa menstandartkan.

Data yang dihimpun beritajatim.com, Minggu (20/6/2010) menyebutkan, jika renovasi yang dirancang oleh DPU menyebut, sasaran renovasi meliputi beberapa item. Diantaranya adalah penambahan tribun VIP hingga 3.000 kursi.

“Juga ada pemekaran tribun ekonomi lebih banyak lagi, sehingga total kapasitas bisa mencapai 15.000 tempat duduk,” kata Kepala DPU Andi Tjandra.

Dijelaskan, selain itu juga ada pembenahan tempat ganti wasit, tempat ganti pemain, yang standartnya ruangan ber AC. Juga ada penambangan tempat siaran langsung televisi di trubun yang selama ini belum tersedia.

“Masih banyak yang harus dibenahi, tetapi yang terpenting adalah untuk pemenuhan lampu sesuai dengan standart Badan Liga Indonesia (BLI),” terangnya.

Kemungkinan besar, DPU Pemkab Bojonegoro akan mendesign lebih minimalis saja, untuk temporal. Namun, belum bisa dilakukan pembenahan total. “Sebanarnya, renovasi lebih besar akan kami ajukan pada APBD Tahun 2010 mendatang,” sambungnya.

Menurut Andi, semua rancangan renovasi maupun dana yang akan dilakukan terlebih dahulu akan diberikan atau dikonsultasikan kepada pihak DPRD Bojonegoro.”Khususnya komisi A dan Komisi D,” tegasnya.

Seperti diketahui, minggu depan rencananya tender pengadaan lampu stadion baru akan dibuka untuk umum. Sehingga, kemungkinan besar jika pelaksanaan pembangunan tidak ada kendala, maka September mendatang lampu sudah siap dilaksanakan.(dul/ted/beritajatim.com)