Resmi Ajukan Tuan Rumah

Surajaya-Petrokimia Stadion Pendamping
Persibo Bojonegoro tak mau membuang kesempatan. Mereka langsung memberikan jawaban atas tawaran untuk menjadi tuan rumah babak delapan Kompetisi Divisi Utama 2009-2010.

“Kami sudah kirimkan surat pernyataan pengajuan tuan rumah,” kata Manajer Persibo Letkol (Inf) Taufik Risnendar ketika dikonfirmasi kemarin (23/3).

Dia menjelaskan, surat tersebut dikirimkan ke PT Liga Indonesia kemarin siang. Menurut Taufik, Persibo juga melampirkan berbagai kelebihan Bojonegoro jika memang ditunjuk sebagai tuan rumah babak delapan besar. Di antaranya, siap menanggung akomodasi tim tamu dan perangkat pertandingan. “Kami siap. Soal itu, nggak ada masalah,” tuturnya.

Pria yang juga Dandim 0813 Bojonegoro tersebut menambahkan, keunggulan lain adalah jarak hotel penginapan dengan stadion dekat. Pihaknya juga menyiapkan lapangan yang cukup representatif sebagai latihan. Salah satunya, lapangan Sekolah Model Terpadu (SMT) di Sukowati, Kapas.

Taufik mengungkapkan, situasi Bojonegoro yang kondusif selama pertandingan babak penyisihan lalu menjadi unggulan utama. Buktinya, selama penyisihan, tak ada gangguan keamanan yang ditimbulkan.

“Termasuk, tim tamu yang selalu puas saat bermain di sini. Apalagi, seluruh masyarakat dan pemkab mendukung kami,” imbuhnya.

Mengenai stadion pendamping, Taufik menyatakan telah mengajukan dua stadion lain yang letaknya tak jauh dari Bojonegoro, yakni Stadion Surajaya Lamongan dan Stadion Petrokimia Gresik. “Kami juga cantumkan animo sepak bola di Bojonegoro sangat tinggi. Di samping keinginan mengembangkan sepak bola di Bojonegoro,” tegasnya.

Dengan menjadi tuan rumah, lanjut dia, paling tidak pihaknya bisa ikut mempromosikan Bojonegoro ke luar wilayah. Alasannya, kesempatan seperti itu tak datang dua atau tiga tahun sekali.

Dia berharap dengan berbagai pertimbangan di atas, nanti PT Liga Indonesia bisa memberikan jatah tuan rumah kepada Persibo Bojonegoro. Dengan begitu, babak delapan besar bisa dilangsungkan di Kota Ledre. “Kami mohon dukungan dari masyarakat dan Pemkab Bojonegoro,” pintanya.

Saat ini Persibo sudah menggenggam tiket lolos delapan besar. Itu tak lepas dari kemenangan atas Persipro Probolinggo pada Senin lalu (22/3). Donasi tiga angka tersebut membuat Laskar Angling Dharma -julukan Persibo- tak mungkin terkejar rival terdekatnya, Mojokerto Putra (MO), dalam perburian posisi runner-up. (ade/wid/jpnn/c7/diq)