Samsul Arif, Kaget Masuk Peringkat Teratas Rising Star

Copa IndonesiaStriker Persibo Bojonegoro Samsul Arif sama sekali tak memperkirakan menduduki peringat teratas untuk kategori Rising Star dalam pemilihan tahap I Bintang Emas Copa Dji Sam Indonesia. Bahkan ia jauh meninggalkan pesaingnya seperti striker Persebaya Surabaya Andik Firmansyah yang menduduki peringkat dua.

Tak hanya itu. Samsul juga turut memanaskan persaingan untuk kategori Best Striker. Top skorer Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009 dengan delapan gol ini menduduki peringkat dua di bawah Boaz Solossa. Ia mengungguli striker senior Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.

“Saya sempat kaget saat diberitahu menduduki peringkat teratas di Rising Star. Selain itu, saya masuk untuk kategori Best Striker. Saya berterima kasih bila rekan-rekan wartawan memberi apresiasi terhadap performa saya,” kata Samsul, Jumat (3/4). Dilanjutkannya, “Tapi, perjalanan masih jauh. Itu baru tahap pertama. Meski demikian, saya berharap bisa meraih prestasi individu di Copa Dji Sam Soe Indonesia.”

Masuk dalam nominasi di dua kategori tak membuat Samsul jumawa. Ia memilih merendah dan mengunggulkan Boaz sebagai kandidat kuat menjadi Best Striker. “Berat untuk menyaingi Boaz. Dia sudah menunjukkan kapasitasnya sebagai striker terbaik. Belum lagi ada Budi dan Bambang,” puji striker berusia 24 ini.

Hanya, penampilan dan prestasi yang ditorehkan Samsul di ajang Copa Dji Sam Soe Indonesia sesungguhnya cukup fenomenal. Ia berperan besar meloloskan Persibo ke 8 Besar dengan menyingkirkan tim Liga Super Pelita Jaya Jabar.

Kontribusinya yang besar membuat Samsul dipertahankan Persibo. Ia pernah diminati tim Liga Super Arema FC Malang, namun Persibo enggan melepasnya. “Meski ingin meraih prestasi individu, tapi saya juga berambisi membawa Persibo ke Senayan,” jawab Samsul yang berharap masih bisa mencetak gol untuk mengukuhkan posisinya sebagai top skorer turnamen.

Selain menempatkan Samsul Arif sebagai nominasi di Best Rising Star dan Best Striker, Persibo Bojonegoro juga menempatkan pelatihnya, Sartono Anwar untuk kategori Best Head Coach di bawah Rahmad Darmawan (Sriwijaya FC), Jacksen F. Tiago (Persipura), Danurwindo (Persija), Liestiadi (PSMS).
(Sumber : Djisamsoe.Com)