Sartono: Kita Mengandalkan Kerjasama Tim

Liga Primer Indonesia: Persibo vs Solo FC
Pelatih Persibo Bojonegoro, Sartono Anwar menyatakan, akan berusaha mengamankan laga melawan Solo FC dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Sabtu (14/5).

“Soal berapa gol kemenangan yang diperoleh tidak penting,” jelasnya.

Dalam laga yang rencananya akan disiarkan langsung Indosiar ini, katanya, “skuad” Angling Dharma tetap mengutamakan kemampuan tim, bukan permainan individu. Dengan demikian, kemungkinan Eduardo Bizarro, tidak bisa diturunkan, akibat mengalami cedera, namun tidak menjadi masalah.

“Kita mengandalkan tim,” katanya menegaskan.

Sementara ini, di klasemen sementara tim yang berjuluk Laskar Angling Dharma berada di posisi ketujuh dengan mengantongi 25 poin hasil dari 16 kali main, tujuh kali menang, empat kali seri dan lima kali kalah.

Peluang Persibo, masuk lima besar, masih terbuka, apabila mampu meraih poin penuh melawan Solo FC di kandangnya sendiri.

“Itupun dengan catatan, Medan Chiefs, PSM Makasar yang bermain di kandang, gagal meraih poin,” kata Humas Persibo, Toni Ade menambahkan.

Solo FC Buta Kekuatan Persibo
Pelatih Solo FC Branko Babic mengaku buta dengan kekuatan tim tuan rumah Persibo Bojonegoro.

“Saya sama sekali tidak tahu kekuatan Persibo, yang penting kami akan tampil maksimal melawan Persibo,” katanya, di sela-sela melatih anak asuhnya di Stadion Letjen H Soedirman, Sabtu.

Pelatih asal Serbia itu mengatakan, tidak bisa memberikan keterangan strategi dalam menghadapi Persibo, sebab sudah menyangkut teknis.

“Yang jelas, dalam laga ini semua pemain sudah mendapatkan instruksi untuk bermain bagus dan disiplin,” katanya menegaskan.

Ia menjelaskan, Solo FC dalam pertandingan menghadapi Persibo tidak bisa tampil full tim, sebab ada beberapa pilarnya yang tidak bisa diturunkan, di antaranya David, Serge dan Pitono yang mengalami cedera.

“Soal target sudah jelas, dalam pertandingan harus menang,” katanya menambahkan.(antara)