Satu Lagi Pemain Asing Mengadu Nasib

Persibo Bojonegoro masih menjadi daya pikat bagi pemain asing. Kemarin (19/7), Didier Kortouzi, pemain asal Kamerun, mengadu nasib di tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut.

Berdasarkan data yang ada, pemain berposisi stopper itu pernah memperkuat PSIS Semarang dan Persku Kudus. Musim lalu, Didier Kortouzi merumput di PS Tembilahan, Sumatera. Dia satu klub dengan Sumardi, mantan pemain Persibo yang kini juga mengikuti seleksi di tim kebanggaan warga Kota Ledre tersebut.

Sementara itu, untuk pemain lokal belum ada tambahan yang mengikuti seleksi. Jumlah pemain yang ikut latihan di Stadion Letjen H. Soedirman kemarin jauh berkurang. “Sebagian kan ikut Pangdam Cup di Mojokerto untuk yang hasil seleksi pemain kompetisi internal,” kata asisten pelatih Persibo Bambang Pramuji.

“Masih ada lagi asing yang akan datang,” imbuh pelatih kepala Persibo Sartono Anwar.

Saat ditanya namanya, pelatih yang suka bertopi ini enggan menyebutkan. Termasuk asal negaranya. “Nanti kalau datang kan tahu sendiri,” tuturnya.

Sartono menjelaskan, jika memang regulasi lima pemain asing dipertahankan, maka jatah pemain non Asia tinggal satu. Sesuai regulasi, setiap klub hanya diperbolehkan memiliki tiga pemain asing non Asia dan dua Asia. “Kalau kita non Asia kan sudah punya dua, yaitu Victor da Silva dan Abel Ciellow Quioh,” jelas pelatih yang juga ayah kandung pemain timnas Nova Arianto tersebut.

Dua pemain tersebut, lanjut dia, sama-sama memperkuat lini tengah Persibo. Karena itu, satu pemain asing non Asia yang dibidik adalah pemain berposisi striker atau stopper. Jika akhirnya mendapatkan pemain stopper, maka dua striker nantinya harus pemain asing asal Asia. “Dan ini yang sedang kita pertimbangkan mana yang terbaik,” imbuhnya.

Sementara itu, seperti biasa, latihan kemarin sore diawali dengan gerakan pemanasan dan senam bersama. (ade/yan/jpnn)