Siap Runtuhkan Keangkeran Markas Tuan Rumah

Datang dengan kepercayaan diri tinggi, Persibo siap runtuhkan Aceh United di kandangnya, Stadion Harapan Bangsa, pada laga pekan ke-11 Liga Primer Indonesia, Sabtu (19/3) sore. Stadion yang berlokasi di Lhoong Raya, Aceh Besar, itu cukup angker bagi lawan Aceh United sebelumnya. Dua pekan lalu, Semarang United yang berada di papan atas klasemen sementara, terjungkal dua gol tanpa balas di sana.

Ferry Kodrat bertekad, Persibo takkan mau mengalami kekalahan seperti dialami Semarang United. ”Kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tim mana pun, dan di mana pun kami bertanding,” tekad CEO Persibo, yang mantan wartawan olahraga senior itu. Bagi Ferry, persiapan tim lebih penting ketimbang melihat peringkat klasemen sementara.

Jika melihat klasemen sementara LPI hingga pekan ke-10, posisi kedua klub memang terpaut jauh. ”Perbedaan peringkat bukan jaminan menang,” tukas Ferry.

“Apalagi kami akan berhadapan dengan tim yang sedang terluka akibat kekalahan besar dari Persebaya 1927 pekan lalu. Maka, secara psikologis mereka bertekad bangkit dan menang di kandangnya sendiri. Kami harus waspada,” Ferry menjelaskan.

Ferry mengatakan, setelah menang dari Bintang Medan, Minggu (13/3) lalu di Bojonegoro, Persibo tetap melakukan evaluasi. ”Sebab, dari pertandingan lalu, pemain-pemain kami masih melakukan kesalahan mendasar hingga sempat kecolongan gol pada babak pertama,” ujar pria yang ramah itu.

Menurut Ferry, pelatih Sartono Anwar telah memoles timnya agar kerjasama lebih mantap. Dengan demikian para pemain dapat bermain lepas dan kompak, baik dalam menyerang maupun menjaga pertahanan. Karena materi pemain Persibo dan Aceh United tak jauh berbeda, maka pertandingan itu diperkirakan bakal berlangsung seru.

Hal lain yang membuat Ferry senang, kedua penyerang andalannya, Samsul Arif dan Dicky Firasat, sedang berada dalam kondisi terbaik. Terutama Samsul Arif yang sudah menemukan kembali ketajamannya dalam membobol gawang lawan.

Sementara itu, sebagai tuan rumah, tentu saja Laskar Kutaraja memiliki keuntungan dari dukungan penonton dan pengenalan lapangan yang lebih baik ketimbang Persibo.

”Kami sudah siap secara full team,” ujar Lionel Charbonnier, pelatih Aceh United, bersemangat. Saat ini para pemain pilar Aceh United dalam kondisi fit karena tak ada yang cedera.” Mereka semua cukup profesional untuk menjaga kondisi tubuhnya agar tetap bugar untuk bertanding,” mantan pelatih timnas Tahiti itu menambahkan.

Lionel juga akan tetap menerapkan strategi yang sama dalam setiap pertandingan, yaitu bermain ofensif dengan tempo yang cepat. “Masalah yang kami hadapi adalah kedisiplinan para pemain. Jika mereka disiplin dan menerapkan apa yang saya instruksikan, maka kami takkan kalah seperti minggu lalu,” ujar mantan kiper ketiga timnas Perancis ketika meraih Piala Dunia 1998 itu.

Persibo kini berada pada peringkat kelima klasemen sementara LPI, dan selalu menang dalam dua laga terakhir. Setelah menang di kandang Cendrawasih Papua 2-1, minggu lalu mereka berhasil menaklukkan Bintang Medan, juga dengan skor 2-1.

Sementara Aceh United masih bergelut di papan bawah klasemen. Dari delapan pertandingan, Aceh United baru mengoleksi tujuh poin. Pekan lalu mereka pulang dari Surabaya dengan membawa kekalahan telak 0-4 dari tuan rumah Persebaya 1927.

Apakah Persibo berhasil meruntuhkan keangkeran Stadion Harapan Bangsa? Kita tunggu saja laga seru Sabtu nanti.(goal.com)