Siapkan Counter Attack

Pelatih Persibo Bojonegoro Paulo Camargo bakal kembali menyiapkan strategi counter attack jelang lawan Persijap Jepara di lanjutan Indonesian Premier League (IPL). Strategi tersebut dianggap cocok untuk menghadapi agresifitas tuan rumah.

Persijap masih tertatih-tatih di klasemen IPL dan belum menemukan permainan terbaiknya di putaran kedua ini. Sepanjang April, tim berjuluk Laskar Kalinyamat sama sekali belum memetik kemenangan sekali pun. Di IPL, Persijap dua kali kalah di tangan PSM Makassar, serta Persiba Bantul.

Ironisnya, Persijap juga keok di kaki tim Divisi Utama Persik Kediri di ajang Piala Indonesia. Kondisi lawan yang demikian membuat semangat Persibo semakin berlipat walau pertandingan digelar di Jepara. Camargo pun berkoar ingin mendapatkan tiga angka.

Walau tidak begitu peduli dengan catatan Persijap belakangan ini, Camargo siap mengulang kesuksesan saat mengalahkan Persija Jakarta. Ia juga mengklaim sudah menemukan kelemahan calon lawan yang pernah dibantai 5-0 kala bertandang ke Bojonegoro di putaran pertama.

“Situasinya sama dengan ketika tim ini akan menghadapi Persija Jakarta. Pemain sangat percaya diri bisa mendapatkan kemenangan. Semoga ini mendatangkan efek bagus, apalagi lawan juga tidak dalam permainan terbaiknya,” ungkap Camargo.

Terkait strategi di lapangan, skema serangan balik bakal kembali menjadi andalan tim kebanggaan Boromania. Pola 3-4-3 yang menekankan pada pertahanan sekaligus menyerang secara tiba-tiba melalui striker yang mempunyai kecepatan seperti Samsul Arif dan Nur Iskandar.

Strategi itu dianggap paling cocok dengan karakter tim Persibo dan kondisi lawan. Persijap yang selalu tampil agresif di kandang, ternyata sangat rapuh di pertahanan hingga tak heran tim Kota Ukir tersebut selalu bocor di pertandingan kandang.

Satu yang menjadi catatan Camargo adalah ketenangan dalam menyelesaiakan peluang. Walau memasukkan tiga gol ke gawang Persija, namun secara umum ketenangan dianggap kurang jika melihat banyaknya peluang bersih yang diperoleh timnya.

“Kami harus lebih tenang, terutama pemain depan saat mendapatkan peluang. Tiga gol lawan persija sudah bagus, tapi kalau melihat banyaknya peluang, kami masih belum sempurna,” ujarnya. Sebuah kemenangan juga sedikit mengamankan posisi Persibo di papan atas.

Walau kesempatan menggeser Semen Padang masih sulit karena pada saat bersamaan menjamu Bontang FC, paling tidak tambahan angka akan sedikit memperlebar jarak dengan tim-tim di bawahnya. (sindo)