Stadion Letjen Soedirman Ditangani Darurat

Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Jatim, ditangani darurat dengan dana Rp9 miliar untuk pembangunan lampu dan pembenahan ruangan menghadapi liga super September 2010.

“Penanganan pembenahan stadion secara darurat untuk mencapai target stadion bisa dimanfaatkan laga kandang Persibo di liga super,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Andi Tjandra, Selasa.

Dia menjelaskan, penanganan darurat tersebut, hasil masukan dari Badan Liga Indonesia (BLI), yang pengurusnya pernah didatangkan ke Bojonegoro. Selain memberikan masukan penanganan darurat, pengurus BLI juga memberikan masukan stadion standar liga super berdasarkan ketentuan FIFA.

Dia menyatakan, belum bisa menjelaskan rinci rencana pengembangan stadion dalam jangka panjang, sebab disusun. Menjawab pertanyaan, dia mengatakan penanganan stadion secara darurat tersebut, tetap mendapatkan verifikasi BLI sebelum dianggap pantas dimanfaatkan laga kandang Persibo.

“Yang penting, verifikasi nanti selain untuk melihat penanganan darurat, juga melihat rencana jangka panjang kita,” ucapnya.

Dalam penanganan darurat tersebut, pembangunan lampu dengan empat tiang masing-masing tiang 48 unit lampu dianggarkan pada tahap awal Rp4 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010.

Sedangkan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) 2010, pembangunan lampu stadion dialokasikan Rp4,5 miliar.”Jumlah lampunya memang lebih sedikit dibandingkan Stadion Manahan Solo, karena luas stadionnya yang berbeda,” katanya menambahkan.

Stadion Manahan Solo jumlah lampu di masing-masing tiang sebanyak 60 unit lampu.

Sesuai masukan dari BLI, sejumlah ruangan harus dilakukan pembenahan mulai ruang wasit, ruang ganti pemain, ruangan untuk kamera TV, ruang pers dan sejumlah ruang lainnya yang semuanya ber AC.

“Dana untuk pembenahan sejumlah ruangan tersebut berkisar Rp500 juta,” paparnya.

Dia memastikan, pembenahan ruangan yang dimulai 8 Juli ini dan pembangunan lampu stadion tersebut, pertengahan September sudah rampung. Diharapkan, dengan adanya penanganan darurat tersebut, mampu menjadi tempat laga kandang Persibo pada kompetisi LSI.

Persibo yang menjuara kompetisi divisi utama 2009/2010 berhak promosi ke LSI untuk musim kompetisi 2010/2011. (ant/cax/bolanet)