Steven Absen di Piala Indonesia

Harapan stopper Steven Eko Kasangke untuk merumput bersama Persibo Bojonegoro di babak 16 besar Piala Indonesia menipis. Hingga kini, duet Aris Tuansyah di lini belakang tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu masih dililit cedera.

Padahal, babak 16 besar Piala Indonesia grup K bakal dihelat beberapa hari lagi. “Kami masih terus memantau kondisinya,” kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono.

Dia menjelaskan, kondisi pemain yang bersangkutan belum memungkinkan untuk merumput di lapangan hijau. Saat ini, Steven masih terus menjalani terapi di Surabaya. Dia ditangani dokter khusus. Karena cederanya yang tak kunjung pulih, manajemen tim Persibo meminta jajaran pelatih mencari pengganti Steven. “Sementara untuk babak delapan besar kompetisi divisi utama, kita lihat saja perkembangannya,” pintanya.

Seberapa parah cedera Steven? Sardjono meminta wartawan koran ini menanyakan kepada asisten pelatih Bambang Pramuji. Menurut dia, Bambang diminta manajemen memantau perkembangan pemain asal Sidoarjo tersebut. “Tanya saja asisten pelatih,” sarannya.

Dikonfirmasi terpisah, Bambang Pramuji menjelaskan bahwa Steven mengalami cedera di ligamen. Penanganan cedera tersebut perlu konsultasi dengan dokter khusus. “Dokter spesialis otot adanya di Surabaya,” katanya.

Mantan kapten tim Persibo di era divisi II itu menambahkan, Steven sudah lama absen mengikuti latihan. Berdasarkan hasil foto medis, cedera yang dialami Steven cukup parah. “Kalau Piala Indonesia jelas dia absen,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, Steven cedera lutut dan ligamen sejak babak penyisihan kompetisi divisi utama wilayah tiga. Cedera dia sempat membaik dan kembali merumput bersama Persibo melawan Persitara Jakarta Utara di penyisihan Piala Indonesia. Dalam pertandingan tersebut, Steven kembali cedera. Dia sempat ditandu keluar lapangan.

Karena cederanya tersebut, pemain yang tampil hampir 900 menit selama putaran pertama diperkirakan tak akan bisa memerkuat Persibo lagi hingga putaran delapan besar kompetisi divisi utama berakhir. (ade/yan/jpnn)