Tak Gentar Hadapi Sriwijaya FC

Copa IndonesiaHasrat tim penuh kejutan Persibo Bojonegoro menorehkan tinta emas di ajang Copa Indonesia musim ini menemui jalan terjal. Pasalnya, tim yang merupakan satu-satunya wakil dari Divisi Utama(sampai saat ini) itu diharuskan meladeni juara bertahan musim lalu, Sriwijaya FC pada babak 8 besar.

Menanggapi hasil drawing babak 8 yang digelar di Hotel Shangri-la, Jakarta, Rabu (6/5/2009) siang tadi, sejumlah kalangan yang hadir memprediksi Sriwijaya takkan kesulitan menudukkan tim yang bisa dikatakan anak bawang itu. Namun prediksi tersebut segera dibantah asisten manajer bidang keuangan Persibo, H. Abdul Mun’im, BE.

“Saya sadar, kami akan menghadapi tim juara. Sriwijaya merupakan tim yang lengkap dan dihuni pemain-pemain berkelas. Namun, kami tak boleh menyerah begitu saja, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meraih hasil yang maksimal pula,” ujarnya selepas menghadiri acara.

Namun sepak terjang Persibo menuju babak 8 besar tak boleh dianggap entang. Tercatat, dua klub Liga Super harus menyerah dalam meladeni permainan kolektif tim berjuluk Laskar Angling Darmo itu. Dua tim elit ISL sudah dibuat terkapar, Arema Malang dan Pelita Jaya.

Hal itu disadari betul oleh kubu SFC. Manajer SFC H Baryadi usai drawing mengaku gembira dengan hasil ini. Namun ia juga yakin Persibo bukan tim gurem.

“Mereka mampu menyingkirkan Arema dan Pelita. Itu bukti bahwa Persibo bukan tim gurem. Kami harus waspada penuh dan sejak sekarang harus fokus menyiapkan diri agar pada pertandingan ini bisa tampil maksimal,” ujar Baryadi.

Selain kekuatan di atas, pelatih Sriwijaya, Rahmad Darmawan juga harus mewanti-wanti anak asuhnya untuk memberikan penjagaan khusus kepada bomber Persibo, Samsul Arif. Sejauh ini, Samsul terbilang cukup produktif dalam mencetak gol. Ia bahkan tampil sebagai topskor sementara Copa Indonesia dengan torehan 8 gol.

Pelatih Persibo Sartono Anwar saat dihubungi mengaku sejak awal sudah siap menghadapi tim mana pun. Dengan demikian, undian bertemu SFC ini dinilai tidak terlalu mengejutkan.

“Kami harus siap bertemu tim mana pun, termasuk SFC. Di atas kertas, tentu SFC jauh di atas kami, tetapi di lapangan segala kemungkinan masih bisa terjadi. Tentunya kami nothing to lose dan berupaya untuk tampil semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Kepastian Jadwal
Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono menambahkan, pihaknya belum memutuskan jadwal tetap babak 8 Besar. Yang pasti, babak 8 Besar itu akan digelar selama kurun waktu 13 Mei-2 Juni.

“Kami akan melihat lagi jadwal yang ada sebelum menyesuaikan jadwal 8 Besar. Mungkin besok(hari ini,red) kepastian jadwal itu akan kami umumkan lagi,” imbuhnya.

Stephanus Kurniadi, Brand Manager Dji Sam Soe menambahkan, sampai memasuki babak 8 Besar ini banyak kejutan yang terjadi di babak sebelumnya. Salah satunya adalah keberhasilan Persibo Bojonegoro menembus babak 8 Besar dan menempatkan striker mereka Samsul Arif sebagai pemuncak pencetak gol terbanyak dengan 8 gol.

“Ini membuat kami semakin bergairah. Apalagi bila Samsul menjadi top skor, ia akan menjadi pemain lokal pertama yang meraih mahkota tersebut. Ini jelas membanggakan dan sesuai dengan visi dan misi Dji Sam Soe,” tegasnya.(bbs/wdi)