Tak Mau Termakan Isu

Isu tentang promosi gratis ke divisi utama bagi kontestan divisi satu tak terlalu digubris tim peserta. Sebagian di antara mereka lebih memilih fokus menjalani laga-laga sisa putaran kedua.

Pelatih Persibo Bojonegoro, Gusnul Yakin, mengaku tak ambil pusing. Mentor asal Malang itu tetap konsentrasi menuai hasil-hasil positif pada lanjutan penyisihan Grup III. Isu itu, kata Gusnul, bisa mempengaruhi daya juang pemainnya.

Jika BLI atau PSSI menyetujui permintaan sebagian peserta divisi satu dengan promosi gratis, itu berarti mencederai kompetisi. “Saya tak mau terpengaruh. Iya kalau benar, kalau tidak? Bisa jadi bumerang. Kami harus tetap lolos dengan kemampuan sendiri. Jika akhirnya promosi ke divisi utama, Persibo memang pantas kok, bukan karena hadiah dari BLI,” tegas Gusnul.

Apalagi, persaingan di Grup III sangat ketat dan akan ditentukan hingga partai terakhir nanti. Meski Persibo saat ini sebagai pemuncak klasemen, Gusnul tetap fokus untuk mempertahankan posisi itu.

“Kita tetap fight hingga partai terakhir. Biarlah PSSI dan BLI yang memutuskan kebijakan itu. Yang penting kami tak akan tergiur,” ucap Imam Sarjono, asisten manajer.

Pelatih Persedikab Kab. Kediri, Nurbiyanto, yang saat ini posisi timnya sedang berada di jurang degradasi juga tak mau berandai-andai. “Kami tak boleh tertipu dengan segala rumor. Kami tetap akan berjuang agar terhindar dari degradasi. Isu ini akan melenakan pemain sehingga tak mau kerja keras,” katanya.

Perbaiki Kinerja

Tim-tim lain agaknya senada. Konsentrasi memperbaiki kinerja tim terus dilakukan sebelum bergulirnya kompetisi pada 8 Agustus. Persipro Probolinggo terus melakukan evaluasi terhadap seluruh pemainnya.

Bersandar beberapa laga uji coba terakhir pelatih, Jessi Mustamu mengaku belum puas pada performa anak-buahnya. “Saya akan keras. Jika pemain tak mengalami peningkatan, pasti akan dicoret. Tak ada ampun,” kata Jessi.

Wajar Jessi kecewa. Saat menjajal tim divisi dua Persikoba Batu, (25/7) di Stadion Brantas-Batu, Persipro takluk 1-3.

Sebaliknya Persid Jember mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Barisan belakang yang selama ini menjadi salah satu titik lemah mulai terlihat kokoh seusai ditempa di masa rihat. Saat beruji coba melawan Arema mereka hanya kalah 1-2.
(Source : Bolanews Edisi Cetak)

4 Responses to “Tak Mau Termakan Isu”

  1. mas_oon
    July 31, 2007 at 6:25 pm #

    adanya isu tersebut pasti ada oknum yang memulainya. tentu PSSI harus segera ambil tindakan. demi memperbaiki citra PSSI sendiri.
    atau jangan-jangan PSSI yang memulai??
    sampai kapan PSSI, BLI, dan sejenisnya bisa Konsisten??

    isu ini harus diusut tuntas!!

    [Reply]

  2. veta
    August 1, 2007 at 9:02 am #

    denger-denger yang lolos 4 tim, dari tiap grup,…

    [Reply]

  3. sweedia
    August 1, 2007 at 10:43 am #

    peraturan dengan gampangnya bisa diubah ubah ditengah jalan gak konsisten, inilah ciri ciri PSSI kita :p

    mending tarkam aja yah, kan sama sama gak profesionalnyah :p

    [Reply]

  4. bantul kota gempa
    August 1, 2007 at 12:56 pm #

    wes saiki paserbumi karo boromania saling mendoakan aja, smoga persiba ama persibo aja yang lolos..oke?

    [Reply]

Leave a Reply