Tanpa Target di Liga Jatim

ersibo Bojonegoro, tidak dibebankan target apa pun di Liga Jatim. Pelatih Persibo, Sartono Anwar, mengatakan, turnamen Liga Jatim hanyalah ajang uji coba untuk meraih target utama mereka di musim 2009-2010.

Di Liga Jatim, Persibo masuk dalam Grup A bersama Persik Kediri dan PSBI Blitar. Menurut Sartono jika melihat kontestan Grup A, ia yakin bisa lolos ke babak selanjutnya.

“Rata-rata tim di Liga Jatim terkendala persiapan. Meskipun Persik terjadi pergantian pelatih yang terlalu cepat musim ini, tetapi kami tetap harus mewaspadai mereka. Apalagi mereka tuan rumah,” kata Sartono.

Pekan lalu, Persik terguncang soal pelatih Edy Paryono, yang menyatakan mundur dari kursi pelatih. Edy memang belum memperoleh draft kontrak dari manajemen Persik. Ada berbagai alasan mengapa Edy mengundurkan diri. Salah satunya, secara mendadak Edy diberi target juara Liga Jatim.

Hal ini di luar kesepakatan awal. Padahal dia belum menerima bayaran selama dua bulan menangani Persik. Sebagai penggantinya, kini Persik ditangani mantan pelatih Persibo, Gusnul Yakin

Meski demikian, bagi Sartono, Persik tetap menjadi lawan terberat apalagi Persik mempunyai budaya juara di Liga Jatim, terbukti musim lalu Persik meraih gelar juara Liga Jatim.

Sedangkan mengenai PSBI, menurut Sartono meskipun baru promosi di divisi utama, PSBI telah melakukan persiapan lebih dulu daripada Persibo. ”Persiapan kami baru dua minggu, tapi kalau lolos ke babak II, kami masih yakin,” tamabhnya.

Target utama musim ini, Persibo ditargetkan lolos ke Liga Super. Sebenarnya, musim lalu, Persibo hampir saja lolos babak delapan besar, dan finish di peringkat keenam.(ook/sp)