Tanpa Target Khusus

Meski menurunkan tim gabungan senior dan U-23, Persibo Bojonegoro tidak berani memasang target di Liga Jawa Timur.

“Kami tidak membebani mereka target,” kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono saat dihubungi wartawan koran ini.

Menurut dia, ada beberapa alasan mengapa pihaknya tidak memasang target khusus. Di antaranya, terkait keputusan ambil bagian atau absen di kejuaraan yang sebelumnya bernama Piala Gubernur itu. Sardjono menjelaskan, meski sejak awal sudah bertekad mengikuti Liga Jatim, beberapa persoalan membuat Persibo harus berpikir ulang untuk tetap tampil. “Di antaranya, waktu home yang bersamaan dengan pilkada di Bojonegoro,” katanya.

Keputusan untuk tetap tampil di kejuaraan tingkat Jatim itu, lanjut Sardjono, diputuskan pada detik-detik terakhir waktu pendaftaran yang ditetapkan panitia turnamen. “Karena itulah semua akhirnya serba mepet,” ujarnya.

Menurut Sardjono, persiapan yang dilakukan tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini tergolong mepet. Para pemain efektif menjalani latihan hanya empat hari. “Ini juga menjadi perhatian kami sehingga tidak memberikan target muluk-muluk,” imbuhnya.

Meski demikian, dia optimistis tim berkostum kebesaran oranye tersbeut mampu tampil maksimal dan bisa berbicara banyak dalam even Liga Jatim ini. “Kami kan juga sudah teruji bermain di kandang lawan dengan tekanan suporter lawan,” katanya.

Sardjono mengakui secara kualitas pemain yang dimiliki Persibo lebih unggul dibandingkan dengan pemain yang dimiliki PSBK Blitar yang menjadi lawan tim polesan Gusnul Yakin itu. “Karena memang berbeda strata. Karena itu, kami optimistis bisa berbicara banyak,” tuturnya.

Sementara itu, besok pagi rencananya skuad Persibo akan bertolak menuju Blitar untuk melakoni pertandingan melawan PSBK pada Sabtu dan Senin nanti di Stadion Soeprijadi.
(sumber: Radar Bojonegoro / Website Pemkab Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply