Tatap Copa Indonesia

Copa IndonesiaPersibo Bojonegoro tak mau larut dalam kekalahan dari Persis Solo Senin (16/2) lalu. Tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu mulai menatap laga berikutnya. Sebab, enam hari lagi, Iswandi Da’i dkk bakal melakoni laga lebih berat lagi.

Mereka akan menghadapi tim superliga Pelita Jaya Jawa Barat di ajang babak 16 besar Copa Indonesia. Laga tersebut dihelat di stadion Si Jalak Harupat Soreang Bandung.

Untuk persiapan menghadapi laga tersebut, pemain Persibo hanya diliburkan kemarin (17/2). Mulai hari ini tim polesan sartono Anwar itu bakal kembali berlatih rutin. Latihan direncanakan digelar di lapangan Sekolah Model Terpadu (SMT), Desa Sukowati, Kecamatan Kapas. “Yang jelas setelah ini adalah persiapan babak 16 besar Copa Indonesia,” kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono kepada Radar Bojonegoro.

Dia menjelaskan, persiapan nonteknis telah dilakukan untuk menyongsong laga tersebut. Sardjono menuturkan, pihaknya sudah menetapkan Hotel Indah Parahyangan sebagai tempat penginapan bagi para pemain. Hotel tersebut dipilih karena letaknya paling dekat dengan stadion dibandingkan hotel lainnya. “Untuk akomodasi selama di sana gak ada masalah,” ujarnya.

Menurut dia, para pemain akan berangkat ke Bandung pada 22 Januari nanti. Sehari kemudian, tim jawara divisi I musim lalu itu bakal mencoba lapangan yang digunakan pertandingan. “Semua sudah kita atur agar fisik pemain tak terkuras di perjalanan dengan waktu istirahat yang cukup,” jelasnya.

Sardjono menambahkan, dari laporan yang ada, semua pemain Persibo saat ini tak ada yang mengalami cedera. Rencananya, saat lawatan ke Bandung, manajemen yang memberangkatkan 18 pemain. Menurut Sardjono, pihaknya hanya membawa 18 pemain karena Persibo melakoni satu pertandingan. Kondisi itu berbeda dengan saat Persibo melakoni tandang ke PSS Sleman dan Persis. “Itu kan dua pertandingan, jadi butuh pemain yang fresh,” katanya.

Terkait siapa saja pemain yang diusung ke Bandung? Sardjono menyerahkan masalah itu kepada pelatih. “Tapi ya itu kuotanya 18 orang, tiga pelatih, dan dua bagian perlengkapan,” tuturnya. (ade)
(Radar Bojonegoro)