Terancam tanpa Dua Pilar Belakang

Persibo di Piala Indonesia 2010
Persibo Bojonegoro mulai menatap Piala Indonesia 2010. Mulai kemarin (5/4), tim asal Kota Ledre tersebut memulai latihan untuk menghadapi event sepak bola yang diikuti oleh tiga divisi yang berbeda tersebut. Sayang, dalam Piala Indonesia nanti, Laskar Angling Dharma -julukan Persibo- terancam kehilangan dua pilar di lini belakang.

“Kami belum tahu apakah Aris Tuansyah dan Steven Eko bisa dimainkan atau tidak dalam Piala Indonesia minggu depan,” kata Pelatih Persibo Sartono Anwar.

Aris dan Steven sudah lama tak bisa diturunkan dalam pertandingan Persibo. Bahkan, Steven sejak putaran kedua Kompetisi Divisi Utama 2009-2010 dimulai sudah tak pernah dimainkan karena cedera lutut.

Sedangkan Aris yang juga kapten Persibo cedera saat awal kompetisi dan bisa bermain maksimal pada pertandingan selanjutnya. Namun, menjelang babak penyisihan berakhir, Aris kembali cedera otot dan tak bisa mengikuti pertandingan Persibo berikutnya.

Bahkan, karena cedernya dua pilar tersebut, tim Persibo menggunakan rencana darurat dengan menempatkan Modestus Setiawan -pemain yang baru bergabung dengan persibo di putaran kedua- di lini belakang. Meskipun, dia adalah pemain tengah.

Menurut dia, berbagai persiapan -termasuk kemungkinan terburuk tanpa dua pemain tersebut- tetap dilakukan. Ada beberapa pemain tengah Persibo yang bisa ditarik menjadi pemain belakang. Salah satunya, lanjut dia, adalah pemain asing jangkung asal Brazil Victor Da Silva. Apalagi, sebelumnya, Victor ialah stoper.

“Karena itu, segala sesuatu harus kami siapkan,” tegasnya

Mengenai kelemahan tim secara umum, yang paling utama saat ini adalah pertahanan. Sartono menjelaskan, meski banyak memasukan gol, Persibo juga sering kebobolan.

“Terutama di menit-menit akhir,” ucap mantan pelatih PSIS Semarang dan Persikab Kab Bandung tersebut.

Selain itu, dia sedang memantapkan strategi serangan balik dan penyelesaian akhir. Dua hal itu, tambah Sartono, bakal digarap dalam persiapan menghadapi even yang dahulu dikenal dengan nama Copa Indonesia tersebut.

“Mumpung ada waktu, semua akan kami benahi,” terang pria yang juga pernah menjadi pelatih timnas Indonesia itu.

Sementara itu, dalam latihan kemarin sore di Stadion Letjen H Soedirman, seluruh pemain hadir. Setelah menjalani pemanasan, para pemain melakukan game kecil dengan tiga orang satu bola. Sesekali latihan segitiga itu dihentikan dan para pemain diminta melakukan senam. (ade/jpnn/c10/diq)