Tersingkir Dari Liga Jatim

Juara bertahan Persik Kediri akhirnya berhasil lolos ke babak delapan besar Liga Jatim VIII 2009. Tiket melaju ke babak selanjutnya itu diperoleh skuad Macan Putih setelah dengan susah payah menahan imbang Persibo Bojonegoro di Stadion Bhrawijaya, Kediri, Selasa (29/9/2009) petang.

Pertandingan yang berlangsung terbuka, memaksa kedua tim sama-sama menyerang dan menciptakan beberapa kali peluang. Namun, hingga akhir babak pertama, kedua kesebelasan tidak berhasil mencetak satupun gol.

Kedudukan (0-0) bahkan berlangsung sampai menit-menit akhir babak kedua. Justru Tim berjuluk Laskar Anglin Darmo berhasil mencuri poin awal. Melalui sontekan manis Kukuh Ardianto di menit-67, gawang Persik Kediri yang dijaga Herman Batak jebol.

Tertinggal (1-0), justru membuat anak-anak asuh Gusnul Yankin semakin bergairah. Di depan ribuan Persikmania, Persik berusaha menunjukkan performa terbaiknya dengan terus menyerang ke jantung pertahanan Persibo Bojonegoro.

Ditengah keputusasaan seluruh pengurus, Mahyadi Panggabean memberikan kejutan. Tepat di menit ke-87, pemain sayap dengan nomor punggung 19 ini berhasil merobek gawang Heri Prasetyo melalui tendangan bebasnya sehingga merubah kedudukan menjadi imbang (1-1).

Usai pertandingan, pelatih Persik Kediri, Gusnul Yakni merasa bersyukur, meskipun penampilan anak asuhnya belum maksimal. “Kami bersyukur, meski dengan perjuangan yang cukup keras, anak-anak bisa lolos ke babak selanjutnya,” ungkap Gusnul usai pertandingan.

Kekecewaan justru dirasakan oleh pelatih Persibo Bojonegoro, Sartono Anwar. Ia mengaku kecewa atas kepemimpinan wasit. “Lihat sendiri tadi kan, berapa kali kita selalu dikerjai wasit,” keluh Sartono.

Namun mereka tak terlalu menyesali kegagalannya melaju ke delapan besar. Pelatih Sartono Anwar masih memuji para pemainnya yang dianggapnya tampil semangat. “Anak-anak tampil luar biasa menghadapi Persik,” kata Sartono.

“Saya tidak kecewa. Persik tak akan menang melawan Persibo. Tidak akan,” sambung Sartono.
(nng/kun/bjc)