Tetap Ajukan Host Meski Stadion Tak Ada Lampu

Memastikan diri lolos ke delapan besar divisi Utama Liga Indonesia, membuat Persibo Bojonegoro segera berbenah.

Tak hanya itu saja, manajamen Persibo Bojonegoro bahkan tetap percaya diri (PeDe) untuk mengajukan diri sebagai salah satu tuan rumah yang menghelat delapan besar.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu ada tawaran dari PSSI kepada manajemen Persibo untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah delapan besar.

Tetapi, kendala utama persyaratan untuk tetap bisa menjadi tuan rumah adalah keberadaan lampu stadion. Sejauh ini, lampu belum terdapat di stadion Letjen H Soedirman dan masih dalam proses rencana pengadaan.

Manajer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar, kepada beritajatim.com, Selasa (23/3/2010) membenarkan, jika pihaknya telah mengirim balik permohonan untuk menjadi tuan rumah delapan besar.

“Memang kelemahan kita adalah keberadaan stadion yang belum ada lampunya,” katanya.

Tetapi, ada kelebihan yang dimiliki oleh Bojonegoro jika menyelenggarakan pertandingan adalah, selalu aman dan penontonnya tertib.

“Sehingga, itu yang menjadi pertimbangan dan perhatian sendiri dibandingkan dengan pertandingan di laga lainnya,” terang Taufiq.

Dijelaskan, dengan menjadi tuan rumah, biaya yang dikeluarkan akan lebih tinggi. Namun, ada kelebihan-kelebihan. Yakni, Persibo akan mendapatkan dukungan dari ribuan supporter fanatiknya, Boromania.

“Itu yang lebih penting. Karena, saat bertanding di kandang, maka Persibo selalu bisa memetik hasil yang maksimal dan memuaskan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan sekuat tenaga untuk bisa menjadi tuan rumah delapan besar. Sebab, dengan begitu Persibo akan mendapatkan banyak keuntungan.

“Tetapi, kami butuh juga dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan rencana tersebut,” sambungnya.(dul/ted/beritajatim.com)