Tiga Tersangka Ditetapkan

Kasus Korupsi Dana Persibo
Tak main-main, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro benar-benar getol menyidik kasus dugaan korupsi. Bahkan, setelah menggelar ekspose kasus dugaan korupsi dana di Persibo Bojonegoro, penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka. Selain itu, empat jaksa juga disiapkan untuk menangani kasus senilai Rp 2 miliar itu.

Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, Jumat (8/1/2010) menyebutkan, pasca adanya rekomendasi dari Kejati Jatim, penyidik di Kejari Bojonegoro langsung menggelar kajian di internal.

Hasilnya tiga orang resmi dinyatakan sebagai tersangka yang harus bertanggungjawab atas kerugian negara tersebut. “Memang benar, tersangka sudah kita tetapkan,” kata Kepala Kejari (Kajari) Bojonegoro, Hazairin Lubis.

Walaupun telah menentukan tiga tersangka, namun hingga saat ini kejari masih enggan membeber nama-nama tersangka itu. Tetapi, kabar yang berkembang di lapangan menyebut, tiga tersangka yang dimakdus berinisial IS, AM, dan AC.

Kajari Hazairin saat didesak berasal dari mana para tersangka itu, Kajari kembali enggan berkomentar dan menyebut nama para tersangka. “Yang jelas, kita belum bisa menyebutkan. Sebab, ketiga tersangka masih belum kita panggil ke kantor,” terangnya.

Saat ditanya mengenai ketiga tersangka itu apakah dari unsur manajemen Persibo, PSSI Bojonegoro, pejabat Pemkab Bojonegoro atau DPRD, lagi-lagi Kajari hanya tersenyum saja.

Sementara itu Kejari Bojonegoro telah menunjuk empat jaksa untuk menangani kasus itu. Mereka adalah Sigit JP yang juga kasi intel, Ali Munib, Nuraini Prihatin, dan jaksa Arifin. Nantinya, berkas tiga tersangka itu akan displit menjadi dua berkas.
“Empat jaksa yang ditunjuk nantinya akan menangani dua berkas,” sambungnya. (dul/kun/bjc)