Tiga Tim Divisi Utama Turun Kelas

Teka-teki format degradasi Divisi Utama 2008/2009 akhirnya terjawab. Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) memastikan, ada tiga tim yang nanti terdegradasi ke Divisi I.

Dua slot di wilayah barat dan satu di wilayah timur. Dengan begitu, tim penghuni posisi ke-14 dan ke-15 wilayah barat terdegradasi. Sedangkan di wilayah timur, yang bakal turun kasta adalah tim yang menempati urutan ke-14.

“Ya, komposisi degradasinya seperti itu. Namun, kami belum menuangkan secara tertulis. Tapi, secepatnya, kami menuliskan keputusan tertulisnya,” ujar Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono kemarin (29/7).

Dengan diputuskannya tiga tim yang degradasi ke Divisi I, sama artinya, ada delapan tim yang turun kelas. Sebelumnya, sudah ada lima tim yang mundur dari keikutsertaannya di Divisi Utama musim ini. Lima tim tersebut adalah Persmin Minahasa, Persiter Ternate, Persma Manado, Persidago Gorontalo, dan Persegi Bali FC.

Komposisi itu tentu saja berpengaruh terhadap Divisi Utama musim depan. Keputusan tersebut akan membuat jumlah kontestan Divisi Utama musim depan berkurang dua. Divisi Utama hanya bakal dihuni 32 tim.

Hal tersebut terjadi tentu saja jika disesuaikan dengan regulasi yang ada. Yakni, tim yang promosi ke Divisi Utama hanya enam. Tiket promosi tersebut disesuaikan dengan regulasi Divisi Utama yang sudah dibuat sebelumnya. Tim yang terdegradasi sebelumnya diputuskan cuma enam tim.

“Tadinya memang hanya enam. Tapi, aturan masih bisa diubah sebelum kompetisi berjalan. Kalau nanti peserta Divisi Utama musim depan hanya 32, ya tidak apa-apa,” kata Joko.

Menurut dia, bukan tidak mungkin pesertanya tetap 34. Itu terjadi jika di akhir kompetisi Divisi I nanti, Badan Liga Sepak Bola Amatir (BLA) mengubah regulasi kuota tim promosi. (fim/diq)
(Sumber : Radar Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply