Tim Divisi Satu Keteteran

Kontestan Copa Indonesia dari divisi satu megap-megap menghadapi jadwal karena harus bertarung di dua ajang sekaligus. Kondisi ini berbeda dengan tim divisi utama yang bisa fokus karena kompetisi diliburkan untuk persiapan timnas ke Piala Asia.

Pelatih Persibo Bojonegoro, Gusnul Yakin, mengeluhkan jadwal superpadat jika timnya lolos ke babak 32 besar. Namun, kepastian Persibo baru bisa diketahui, Kamis (7/6), jika mereka bisa melangkahi Persik Kediri. Bambang Sumantri dkk. selama rentang waktu 18 hari harus melakoni lima partai putaran kedua divisi satu dan Copa.

Padahal persaingan di Grup III divisi satu sangat ketat. Posisi runner-up bisa saja digeser seteru seperti Persiba Bantul, Gresik United, maupun Persid Jember.

“Kami akan kelelahan jika lolos babak berikut Copa. Apalagi rivalitas di divisi satu juga ketat. Target kami di divisi satu tentu saja promosi,” tutur Gusnul.

Pelatih asal Malang ini sempat merasakan merosotnya stamina Persibo setelah meladeni Persik pada leg satu. Usai main di Kediri, Persibo melanjutkan tur divisi satu ke kandang Persiba dan PSIR. Berikutnya, karena penampilan menurun, Persibo cuma bisa menang masing-masing 1-0 saat menjamu Persipro dan Persid.

“Karena recovery minim, kami kesulitan menang saat main di kandang. Padahal kami juga ingin menang dengan skor besar. Siapa tahu 8 besar ditentukan selisih gol. Kami harap BLI merevisi jadwal Copa,” keluh Gusnul.

Pelatih Persipon, Haryadi, melontarkan kendala sama. Jika Persibo mengkhawatirkan sulit bersaing di papan atas, Persipon takut terdegradasi.

“Saya harus bisa mengatur program latihan. Program tak berubah, cuma intensitas dikurangi agar pemain punya waktu istirahat cukup. Jika sehari dua kali latihan, kini bisa sekali saja,” ungkap Haryadi.

Manajer tim Persipon, Rudi Enggano Kenang, lebih menyorot pembengkakan dana transportasi. “Jalur penerbangan dari dan ke Pontianak banyak, tapi harus lewat Jakarta. Ini yang membuat biaya jadi besar,” jelas Rudi.

Menurut kalkulasi Rudi, hingga masuk babak 32 besar saat bertandang ke kandang PKT, Persipon bakal mengeluarkan dana sekitar Rp 200-300 juta. (http://www.bolanews.com)

No comments yet.

Leave a Reply